Minggu, 14 Jun 2026 19:39 WIB

Penipuan Catut Nama Sekda Yuliadi Setiawan Marak di Sampang, Ini Modusnya!

Tangkapan layar.
Tangkapan layar.

jatimnow.com - Upaya aksi penipuan dengan mencatut nama pejabat kembali terjadi di Sampang. Terbaru, aksi penipuan mencatut nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan mulai menyebar di sejumlah pengguna WhatsApp.

Salah satu pihak yang nyaris menjadi korban yakni pengurus Musala Al-Mabrur, Dusun Nagger, Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Helmi.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Ia mengaku mendapat pesan dari salah satu nomor tak dikenal yang mengaku sebagai Sekda Sampang Yuliadi Setiawan.

"Awalnya saya di-chat nomor tak dikenal dan mengaku sebagai Pak Sekda," ujar Helmi, Rabu (30/8/2023).

Semula ia tak curiga dengan chat tersebut. Terlebih, pemilik akun WhatsApp menggunakan foto profil dan nama panggilan sesuai nama Sekda Sampang Yuliadi Setiawan.

"Saya yakin karena memang menggunakan nama Pak Sekda dan juga tertera nama beliau di profilnya," tambahnya.

Helmi mengaku, awalnya penipu tersebut mengaku akan memberikan sejumlah bantuan untuk rumah ibadah yang dikelola oleh Helmi. Bahkan, penipu tersebut turut mencatut nama Bupati Sampang, H Slamet Junaidi.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Dia (penipu) bilang kalau akan memberikan bantuan sejumlah uang karena ada bantuan dari Pak Bupati begitu," imbuhnya.

Tak lama kemudian, penipu tersebut memberikan sejumlah bukti transfer dan meminta agar Helmi mengembalikan uang tersebut karena mengaku salah kirim.

"Iya saya diminta mentransfer balik karena katanya kelebihan dan mau dikirim ke pengurus musala lainnya. Tapi saya cek gak ada uang masuk dan saya cek lagi bukti transfernya palsu," jelasnya.

Helmi mengatakan, upaya penipuan itu tak hanya dilakukan ke dirinya saja. Namun pengurus musala di tempat lain juga menjadi sasaran penipu.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Menanggapi hal tersebut, Sekdak Sampang Yuliadi Setiawan meminta agar masyarakat berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Ia juga menegaskan, nomor tersebut bukanlah miliknya dan ia tidak pernah mengganti nomor lama yang ia gunakan.

"Jangan mudah percaya apalagi yang berkaitan dengan mengirim uang. Masyarakat harus lebih jeli dan hati-hati saat ada nomor baru yang mencatut nama saya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.