Senin, 22 Jun 2026 11:12 WIB

Bupati Trenggalek Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2022 dari Kementerian LHK RI

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meraih penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini dinobatkan sebagai Kepala Daerah Kategori Kabupaten Sedang Terbaik dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Tahun 2022. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar kepada Mas Ipin di Gedung Manggala Wanabakti Kemen LHK RI di Jakarta.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan Mas Ipin yang dianggap berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja, sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan, guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya.

Mas Ipin menyebut penghargaan dipersembahkan untuk masyarakat yang terus istiqomah dalam menjaga ruang hidup kelestarian lingkungan di Kabupaten Trenggalek.

"Jadi meskipun penghargaan sebagai Bupati atau individu tetapi harus diingat bahwa Bupati ini jelmaan dari kepercayaan rakyat dan juga kerja-kerja kolaboratif lintas sektor termasuk OPD," ujarnya, Selasa (29/8/2023).

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

Mas Ipin menambahkan, pihaknya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah terkait lingkungan hidup. Pekerjaan yang pertama diperlukan pemeliharaan sungai dari hulu ke hilir dan pesisir pantai. Setelah itu akan diperkuat terutama di wilayah sabuk hijau.

"Ini diperlukan bagaimana kita menghindari adanya tsunami dan kerusakan ekosistem di kawasan pesisir," tuturnya.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Pekerjaan kedua terkait dengan pertambangan. Mas Ipin akan melakukan audit sosial dan audit lingkungan terhadap izin pertambangan yang sudah terbit maupun masih berproses. Karena meskipun sudah berizin belum tentu itu bisa mensejahterakan masyarakat ataupun bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan sosial. Sedangkan pekerjaan ketiga adalah kolaborasi dalam mewujudkan ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berbasis lingkungan hidup kita.

"Jadi itu yang bisa saya sampaikan, selamat untuk masyarakat Kabupaten Trenggalek, semoga kita bisa terus istiqomah mengawal kedaulatan ruang hidup masyarakat dan juga bagaimana kita bisa berdikari dalam hal ekonomi dan ekonomi biru," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.