Senin, 08 Jun 2026 06:02 WIB

Harga Beras Terus Naik, Bulog Bojonegoro Lakukan SIGAP SPHP

Sejumlah warga saat membeli beras Bulog (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Sejumlah warga saat membeli beras Bulog (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menyikapi kenaikan harga beras di pasaran, Perum Bulog Cabang Bojonegoro menggelar kegiatan Siap Jaga Harga Pasar dengan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SIGAP SPHP) khusus beras di seluruh pasar tradisional dan kios untuk menjaga harga tetap stabil.

Pimpinan cabang Bulog Bojonegoro, Sugeng Hardono, mengatakan bahwa harga beras medium di pasar saat ini yang terus mengalami kenaikan, Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) meluncurkan program Gerakan Siap Jaga Harga Pasar dengan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SIGAP SPHP).

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Gerakan SIGAP SPHP ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini senin (28/8/2023).

Pincab Bulog Bojonegoro Sugeng Hardono saat memberikan keterangan terkait tingginya harga beras (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com) Pincab Bulog Bojonegoro Sugeng Hardono saat memberikan keterangan terkait tingginya harga beras (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

"Progam ini merupakan salah satu upaya Perum Bulog menyediakan beras medium dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Dalam program ini, Perum Bulog melakukan penetrasi langsung ke pasar di wilayah setempat. Beras yang dijual pun adalah beras dengan kualitas medium yang dijual Rp 9.450,-/Kg sesuai dengan HET beras medium, " ujar Sugeng, Senin (28/8/2023).

Sugeng mengungkapkan berdasarkan pantauan di pasar dan ritel tercatat harga beras medium rata-rata di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan saat ini berkisar antara Rp 11.000,- hingga Rp 12.000,-/ Kg.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP Untuk Peternak Ayam

Tingginya harga itu, menurutnya, disebabkan karena beberapa faktor diantaranya karena keterbatasan produksi hingga terbatasnya panen padi di musim kemarau ini.

"Terhitung mulai bulan Januari hingga bulan Agustus tahun 2023, Kancab Bojonegoro telah menyalurkan kurang lebih 3.200 ton beras SPHP di seluruh wilayah kerja Kancab Bojonegoro yang meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Beras SPHP yang disalurkan ini berasal dari hasil penyerapan panen petani setempat di tahun 2023 ini," jelasnya.

Di titik inilah, Perum Bulog hadir untuk menjaga ketersediaan pasokan dan harga beras di tingkat produsen hingga konsumen.

Baca Juga: Pelajari Tata Kelola, Puluhan Siswa SMK di Tulungagung Kunjungi Gudang Bulog

Sementara itu, untuk ketersediaan stok, tambah Sugeng, saat ini Perum Bulog Kancab Bojonegoro sendiri menguasai stok sebanyak 6.700 ton beras CBP. Jumlah itu akan bertambah melalui penyerapan hasil panen di bulan September-Oktober yang akan datang dan juga penambahan stok dari importasi.

"Selain meningkatkan jumlah pasokan beras ke pasar-pasar kami juga menambah jaringan mitra pada outlet di wilayah kerja, kurang lebih 100 outlet dan kios sudah menjadi mitra penyaluran beras SPHP yang tersebar di seluruh wilayah kerja Kancab Bojonegoro," pungkasnya.

Diharapkan dengan semakin massive-nya kegiatan SPHP, masyarakat mendapatkan pasokan pangan yang terjangkau, baik secara ketersediaan maupun harga, sekaligus menciptakan stabilitas harga pangan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.