Rabu, 22 Jul 2026 10:04 WIB

Pelajari Tata Kelola, Puluhan Siswa SMK di Tulungagung Kunjungi Gudang Bulog

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 25 Apr 2026 08:10 WIB
Siswa SMKN 1 Tulungagung saat mendapat penjelasan terkait Bulog. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Siswa SMKN 1 Tulungagung saat mendapat penjelasan terkait Bulog. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan siswa SMKN 1 Tulungagung berkunjung ke gudang penyimpanan Bulog di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. Para siswa ini mengikuti program eduwisata di gudang milik Bulog ini. Mereka mendapat pengetahuan baru terkait stok beras yang disimpan dalam gudang tersebut. Selain itu siswa juga mengetahui proses penyaluran beras dan program swasembada pangan.

Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan para siswa ini datang dalam rangka eduwisata. Mereka ingin melihat, bagaimana kondisi stok yang ada di gudang Perum Bulog, khususnya yang di Tulungagung.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Sebanyak apa stoknya sebeberapa melimpahnya stok cadangan beras pemerintah ini yang ada di gudang Bulog. Sehingga mereka itu bisa tahu bahwa memang swasembada beras, swasembada pangan itu nyata," ujarnya, Jumat (24/4/2026)

Selama ini banyak masyarakat umum yang belum banyak mengetahui bagaimana proses di Bulog. Mereka hanya melihat panenan petani di sawah ada yang menyerap tanpa tahu ke mana beras tersebut dijual selain ke pasar.

"Nah, sekarang mereka bisa melihat sendiri bahwa yang dipanen pada saat petani itu, sawahnya dipanen. Diolah, berasnya itu lari ke mana selain ke pasar, itu larinya kita tumpuk sebagai stok rumah kita," terangnya.

Yonas sendiri mengaku untuk saat ini di wilayah kerjanya Tulungagung, Trenggalek, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar secara kebutuhan stok terpenuhi. Pasalnya untuk ketahanan pangan melebihi stok dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Jadi di 2025 itu kita stok 29 ribu ton dan 2026 di tanggal yang sama kita 60 ribu ton untuk 4 kabupaten," ulasnya.

Sementara, salah satu siswi Kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan Dan Holtikulturax SMKN 1 Tulungagung, Shiffa Anindya Helga mengaku sangat senang bisa berkunjung ke gudang milik Bulog ini. Shiffa dapat melihat langsung kondisi stok beras.

"Setelah kunjungan ini jadi lebih tahu sih keadaan dalamnya Bulog seperti ini," tuturnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Shilffa menambahkan selain mengetahui mekanisme penyerapan Bulog, juga mengetahui kualitas beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

"Yang dipelajari tentang bagaimana caranya untuk memasukkan beras ke Bulog. Penyaluran kemana, dijual jadi lebih tahu Terus susunannya, terus kualitas-kualitasnya beras," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.