Sabtu, 06 Jun 2026 10:23 WIB

Pelajari Tata Kelola, Puluhan Siswa SMK di Tulungagung Kunjungi Gudang Bulog

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 25 Apr 2026 08:10 WIB
Siswa SMKN 1 Tulungagung saat mendapat penjelasan terkait Bulog. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Siswa SMKN 1 Tulungagung saat mendapat penjelasan terkait Bulog. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan siswa SMKN 1 Tulungagung berkunjung ke gudang penyimpanan Bulog di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. Para siswa ini mengikuti program eduwisata di gudang milik Bulog ini. Mereka mendapat pengetahuan baru terkait stok beras yang disimpan dalam gudang tersebut. Selain itu siswa juga mengetahui proses penyaluran beras dan program swasembada pangan.

Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan para siswa ini datang dalam rangka eduwisata. Mereka ingin melihat, bagaimana kondisi stok yang ada di gudang Perum Bulog, khususnya yang di Tulungagung.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Sebanyak apa stoknya sebeberapa melimpahnya stok cadangan beras pemerintah ini yang ada di gudang Bulog. Sehingga mereka itu bisa tahu bahwa memang swasembada beras, swasembada pangan itu nyata," ujarnya, Jumat (24/4/2026)

Selama ini banyak masyarakat umum yang belum banyak mengetahui bagaimana proses di Bulog. Mereka hanya melihat panenan petani di sawah ada yang menyerap tanpa tahu ke mana beras tersebut dijual selain ke pasar.

"Nah, sekarang mereka bisa melihat sendiri bahwa yang dipanen pada saat petani itu, sawahnya dipanen. Diolah, berasnya itu lari ke mana selain ke pasar, itu larinya kita tumpuk sebagai stok rumah kita," terangnya.

Yonas sendiri mengaku untuk saat ini di wilayah kerjanya Tulungagung, Trenggalek, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar secara kebutuhan stok terpenuhi. Pasalnya untuk ketahanan pangan melebihi stok dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

"Jadi di 2025 itu kita stok 29 ribu ton dan 2026 di tanggal yang sama kita 60 ribu ton untuk 4 kabupaten," ulasnya.

Sementara, salah satu siswi Kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan Dan Holtikulturax SMKN 1 Tulungagung, Shiffa Anindya Helga mengaku sangat senang bisa berkunjung ke gudang milik Bulog ini. Shiffa dapat melihat langsung kondisi stok beras.

"Setelah kunjungan ini jadi lebih tahu sih keadaan dalamnya Bulog seperti ini," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Shilffa menambahkan selain mengetahui mekanisme penyerapan Bulog, juga mengetahui kualitas beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

"Yang dipelajari tentang bagaimana caranya untuk memasukkan beras ke Bulog. Penyaluran kemana, dijual jadi lebih tahu Terus susunannya, terus kualitas-kualitasnya beras," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.