Senin, 22 Jun 2026 03:07 WIB

Penganiaya Siswa MTS di Blitar Akan Jalani Pemeriksaan Psikologis

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Galih Putra Samudra. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Galih Putra Samudra. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Sebanyak 16 saksi telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Blitar, terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan AJH (14) meninggal dunia.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pelaku penganiayaan yang masih berusia di bawah umur juga telah dilakukan penahanan.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban. Mereka juga menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh Balai Pemasarakatan (Bapas) terkait kasus ini.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Galih Putra Samudra mengatakan jenazah korban telah selesai dilakukan autopsi dan sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Dalam kasus ini mereka telah memeriksa 16 saksi. Kini mereka masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Kita masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban," ujarnya, Senin (28/08/2023).

Pelaku yang masih berusia dibawah umur sudah dilakukan penahanan dan telah didampingi oleh penasehat hukum yang ditunjuk. Polisi sendiri menjadwalkan pemeriksaan kondisi psikologis pelaku.

Selain itu, mereka juga menunggu hasil penelitian dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) terkait kasus ini.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Pihak Bapas sudah lakukan penelitisan sesuai dengan prosedur penanganan kasus anak, dan kita menunggu hasilnya," tuturnya.

Sebelumnya, AJH (14) dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri pada hari Jumat (25/08/2023) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dari pemeriksaan, korban dibawa dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban meninggal setelah dianiaya oleh temannya. Ditemukan luka lebam di belakang leher korban yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.