Senin, 15 Jun 2026 12:30 WIB

Keseruan Festival Muara Bengawan Solo di Desa Pangkahwetan Gresik

Suasana Festival Muara Bengawan Solo di Desa Pangkahwetan Gresik (Foto-foto: Dok panitia for jatimnow.com)
Suasana Festival Muara Bengawan Solo di Desa Pangkahwetan Gresik (Foto-foto: Dok panitia for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penampakan Perahu Naga, ikan bandeng dan lain-lain terlihat di acara festival muara Bengawan Solo yang digagas Pemerintah Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Kepala Desa Pangkahwetan Syaifullah Mahdi mengatakan, Festival Muara Bengawan Solo ini digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-78. Masyarakat desa setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan menunjukan kreativitasnya dengan menghias perahu.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Sengaja kami lombakan, setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Dan kali ini kami gelar kembali dengan meriah," kata Syaifullah Mahdi, Minggu (27/8/2023).

Syaifullah menerangkan, karnaval di sungai Bengawan Solo tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat nelayan serta mengenalkan potensi sebagai wilayah muara sungai terpanjang di Jawa.

"Bengawan Solo adalah sungai terpanjang di Jawa, dan muaranya itu di desa kami. Dan acara ini kami gagas untuk menumbuhkan ekonomi sekitar serta bersama-sama turut menjaga alam," ucapnya.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Selain perahu hias, para nelayan juga mengikuti lomba balap perahu. Belasan tim dari berbagai kelompok nelayan ikut ambil bagian dalam lomba balap perahu.

"Hadiah totalnya perahu hias dan lomba balap perahu sebesat 17 juta rupiah," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kades Syaifullah berharap pemerintah daerah ikut ambil bagian dengan memberikan suport terhadap even tahunan.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Harapannya ke depan Pemkab Gresik bisa turut memfasilitasi kegiatan ini sehingga persertanya nanti tak hanya dari nelayan Desa Pangkahwetan saja tapi juga nelayan Pantura Gresik," ujarnya.

Respon positif datang dari Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi yang memberikan apresiasi bagi kegiatan ini. Menurut dia, even ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun.

"Kegiatan ini sangat bagus, Tentu kami mengapresiasi serta mendukung. Saya juga menyampaikan pesan dari bupati agar masyarakat nalayan di sini rukun," ucap Shofwan Hadi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.