Jumat, 12 Jun 2026 17:29 WIB

Lapas Lamongan jadi Pilot Project Pengendalian Perubahan Iklim

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 21 Agu 2023 09:52 WIB
Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto: Humas kemenkumham Jatim for jatimnow.com)
Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto: Humas kemenkumham Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jatim menjadikan Lapas Lamongan sebagai pilot project pengendalian perubahan iklim, Minggu (20/08/2023).

Lapas tersebut akan membangun Program Kampung Iklim (Proklim) yang merupakan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari yang menetapkan kegiatan tersebut mengatakan hal tersebut merupakan respon terkait polisi udara dan perubahan iklim yang sudah sangat menghawatirkan.

"Program ini sejalan dengan program percepatan prioritas aktual Presiden Jokowi, di antaranya memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan serta membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim," ujar Imam.

Untuk itu, Imam mengajak seluruh stakeholder, khususnya masyarakat Lamongan untuk mendukung program baik ini guna dapat menanggulangi efek dari perubahan iklim.

"Ini menjadi upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah," tutur Imam.

Imam berharap, kedepannya kegiatan-kegiatan lain dapat mendukung keberlanjutan upaya adaptasi dan mitigasi iklim. Tentunya dengan adanya keterlibatan pihak eksternal dan pengembangan serta kebermanfaatan sosial, ekonomi, lingkungan, dan pengurangan risiko bencana iklim.

"Kegiatan yang positif ini dapat menjadikan Lapas Lamongan sebagai Pilot Project dalam menciptakan Program Kampung Iklim di seluruh Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia nantinya," urai Imam.

Sementara itu, Kepala Lapas Lamongan, Mahrus mengatakan bahwa program ini akan memperkuat kemitraan di berbagai sektor dalam menghadapi perubahan iklim.

Proklim juga dapat memfasilitasi penyebarluasan dan pertukaran informasi mengenai upaya baik dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Karena Proklim merupakan instrumen untuk mendorong aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat terendah, yang berfokus pada kegiatan lokal.

"Kami akan menggandeng stakeholder terkait, di Kabupaten Lamongan, seperti Dinas Lingkungan Hidup, UMKM, Pariwisata, BKSDA agar program ini senantiasa berkesinambungan," terangnya.

Baca Juga: Cara Unik Tempat Nongkrong Surabaya Ajak Gen Z Peduli Isu Lingkungan

Salah satu program yang sudah dirancang adalah integrasi kegiatan pengelolaan lingkungan yang dilakukan bersama warga binaan pemasyarakatan di Lapas Lamongan.

"Seluruh program dikerjakan dengan memperhatikan faktor resiko iklim dan dampak perubahan iklim yang mungkin terjadi," jelas Mahrus.

Kegiatan Proklim di Lapas Lamongan Mendapat apresiasi oleh Pembina Lingkungan Tingkat Nasional, Bambang Irianto. Pria penerima penghargaan Kalpataru 2018 itu sangat optimis dengan progres positif yang ditunjukkan Lapas Lamongan.

"Saya datang kesini untuk ketiga kalinya, saya melihat dari waktu ke waktu indikator-indikator perubahan iklim, adaptasi dan mitigasi, setapak demi setapak telah dilengkapi oleh Lapas Lamongan," tutur pria asal Malang itu.

Menurutnya, baru Lapas Lamongan yang menerapkan program lapas proklim. Dia pun berjanji akan menyebarluaskan ke kalangan pembina lingkungan. Dan berharap langkah ini diikuti oleh lapas lain di Jawa Timur.

"Syukur ini akan menjadi role model tingkat nasional, semua lapas di seluruh Indonesia mampu beradaptasi dan bermitigasi terhadap perubahan iklim," harapnya.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Bambang mengingatkan bahwa ini bukan tahap akhir dalam proses untuk menjadikan Lapas Lamongan dalam merealisasikan Program Kampung Iklim. Program ini merupakan awal untuk menjadi promotor lapas yang siap menghadapi perubahan iklim.

"Namun merupakan embrio untuk Lapas Lamongan mewujudkan secara nyata indikator-indikator untuk menjadi promotor Lembaga Pemasyarakatan yang siap menghadapi perubahan iklim yang terjadi," pungkasnya.

Selain itu, dalam rangkaain Kegiatan Hari Ulang Tahun Kemenkumham Ke-78 Tahun 2023 ini Lapas Lamongan berkolaborasi dengan Sahabat Kicau Indonesia (SKI), mengadakan kegiatan Pameran dan Lomba Burung Berkicau yang bertajuk 'Kalapas Cup'.

Selain itu, lomba yang diikuti lebih dari 600 peserta itu diharapkan menghidupkan kembali gairah pariwisata, dan perekonomian masyarakat/UMKM khususnya di Kabupaten Lamongan.

Turut hadir dalam acara penetapan Proklim di Lapas Lamongan, yakni Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.