Jumat, 19 Jun 2026 13:31 WIB

Resmi Dibuka, Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri Dapat Nama Baru

Penampakan Jembatan Alun-alun Bandar Kota Kediri dari atas. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Penampakan Jembatan Alun-alun Bandar Kota Kediri dari atas. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri akhirnya dibuka, Sabtu (19/8/2023). Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sekaligus memberikan nama baru untuk jembatan yang membelah Sungai Brantas ini, Jembatan Alun-alun Bandar.

Setelah memastikan semuanya aman, pembukaan jembatan ini dilakukan sendiri oleh Mas Abu. Dia juga menjadi orang pertama yang melintasi jembatan Alun-alun Bandar ini dengan mobilnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Sudah saya coba melintas, jembatan ini aman untuk dilalui. Tapi kalau melintasi jembatan ini yang ada plat besinya harap pelan-pelan. Besok baru dilepas plat besinya. Diberi plat besi ini untuk memastikan kering total," terang Wali Kota Kediri.

Pada awal pembukaan ini, jembatan hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat ringan saja. Untuk kendaraan berat baru boleh melintas Minggu siang.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Wali Kota Kediri berharap dengan dibukanya jembatan ini dapat mendongkrak perekonomian Kota Kediri baik di sisi barat atau timur sungai. Selain itu peredaran orang dan barang juga akan semakin lancar.

Jembatan yang telah dilakukan perbaikan dan pelebaran ini dinamakan Jembatan Alun-Alun Bandar. Penamaan jembatan itu diambil karena jembatan ini menghubungkan Alun-alun dan daerah Bandar.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Untuk diketahui, jembatan baru ini kini semakin lebar. Jembatan yang semula memiliki lebar 7 meter, kini menjadi 14 meter. Begitu juga dengan panjang jembatan yang sebelumnya hanya 71 meter kini menjadi 130 meter.

Selain itu, jembatan yang berada di selatan Masjid Agung Kota Kediri ini juga didesain menggunakan teknologi lead rubber bearing (LRB) sehingga tahan gempa, lebih lentur tapi tetap aman dan tahan hingga 100 tahun.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.