Jumat, 19 Jun 2026 06:50 WIB

Bupati Trenggalek Raih Penghargaan dari Gubernur Jatim Berkat Kemah Wirakarya

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. (Foto: Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. (Foto: Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Dianggap sangat mendukung kesuksesan dan kelancaran Perkemahan Wirakarya membangun rumah layak huni bagi masyarakat miskin, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jatim dalam Apel HUT ke-62 Gerakan Pramuka, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Sudah 3 tahun berturut-turut Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Trenggalek menggelar Perkemahan Wirakarya bagi Pramuka Penegak dan Pandega. Tidak tanggung-tanggung karya yang diwujudkan membangunkan rumah layak huni untuk masyarakat miskin.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Mas Ipin selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek, merasa bangga atas bakti Gerakan Pramuka kepada masyarakat dalam mewujudkan rumah layak huni. Dari tahun ke tahun jumlah bedah rumah ini terus bertambah. Pada awal Perkemahan tahun 2021 lalu ada sebanyak 10 rumah tidak layak huni yang dibedah.

Kemudian tahun 2022 sebanyak 15 rumah. Sedangkan di tahun 2023 ini sebanyak 20 rumah. 10 rumah bertempat di Desa Sengon, Kecamatan Bendungan dan 10 rumah lainnya di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan.

"Ini penghargaan untuk masyarakat Trenggalek," ujarnya, Senin (14/8/2023).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mengapresiasi upaya Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Trenggalek, Mas Ipin berharap praktik baik seperti ini bisa terus dilakukan. Bahkan Mas Ipin mengaku masih memiliki jiwa Pramuka.

"Gerakan Pramuka hadir di tengah-tengah masyarakat. ayo, saya masih Pramuka," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek, Machsun Ismail menambahkan, Perkemahan Wirakarya di Trenggalek sudah berjalan selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2021.

Baca Juga: Kolaborasi Pramuka dan RSTN, Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan, sebagai kegiatan unggulan Kwarcab Kabupaten Trenggalek. Selain memiliki dampak positif, peserta perkemahan juga bisa merasakan kehidupan ditengah masyarakat.

"Sekarang ini kegiatan ini menjadi kegiatan yang konstruktif kolaboratif bagi Kwarcab Trenggalek," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.