Selasa, 16 Jun 2026 00:28 WIB

Trek Baru Ujian Praktik SIM C Disambut Full Senyum Warga Bojonegoro

Kanit Regident Ipda Hendra Saparudin. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kanit Regident Ipda Hendra Saparudin. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro resmi memberlakukan trek baru ujian praktek pembuatan SIM C yang menyerupai huruf S. Perubahan tersebut disambut antusiasme masyarakat dengan berbodong-bondong mengajukan permohonan SIM.

Penerapan lintasan baru dalam ujian praktek SIM tersebut, merupakan tindak lanjut dari intruksi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo sebagai komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady melalui Kanit Regident Ipda Hendra Saparudin mengungkapkan, perubahan ujian praktik SIM tersebut merupakan tindak lanjut dari intruksi Kapolri, untuk mempermudah dan meningkatkan layanan pada masyarakat dalam membuat SIM C atau SIM kendaraan bermotor.

"Terkait ujian praktik SIM kendaran bermotor sebagaimana instruksi dan petunjuk dari Bapak Kapolri, yang semula ada uji praktik angka delapan dan zig-zag, itu diubah menjadi seperti huruf S,” ujar Hendra, Senin (7/8/2023).

Hendra mengungkapkan perubahan ujian praktik pembuatan SIM tersebut dilakukan sejak Jumat (4/8/2023) kemarin.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

"Adanya perubahan ini antusiasme masyarakat pemohon SIM mendapat respons yang positif, biasanya (sebelum diubah) hanya 25 sampai 30, hari ini sekitar 40 sampai 50 pemohon," terangnya.

Tak hanya itu, sebelum melakukan ujian, para pemohon bisa mempelajari teori-teori dari buku yang telah disediakannya. Kemudian, jika masyarakat ingin belajar, pihaknya juga menyediakan Coaching Klinik setiap hari Rabu dan Jumat pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

“Kami menyediakan Coaching Klinik untuk masyarakat jika ingin belajar terlebih dahulu, dan akan dipandu langsung oleh petugas kami, dan tidak dipungut biaya atau gratis,” tambahnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sementara itu, salah satu pemohon Afif mengaku sengaja mengajukan permohonan untuk pembuatan SIM karena mengetahui tes uji praktik semakin mudah.

"Adanya perubahan ini tahu dari medsos mas, kelihatannya semakin ringkas untuk ujian praktiknya, jadi ya langsung mengajukan. Alhamdulillah lulus dan ini masih antre untuk foto," jawab Afif.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.