Rabu, 17 Jun 2026 20:30 WIB

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemerintah Luncurkan Program 1 Juta Telur di Kota Pasuruan

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Jul 2023 17:31 WIB
Peluncuran Program 1 Juta Telur di Harganas ke-30 di Kota Pasuruan. (Foto: Mad/jatimnow.com)
Peluncuran Program 1 Juta Telur di Harganas ke-30 di Kota Pasuruan. (Foto: Mad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur meluncurkan program 1 juta telur di Kota Pasuruan, Jumat (28/7/2023).

Program ini diluncurkan untuk percepatan penurunan angka stunting dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

BKKBN Jatim menyalurkan sebanyak 120 Kg telur ke masing-masing wilayah kota dan kabupaten di Jatim. Acara dimulai dengan pemberian telur yang dilangsung simbolis di Pendopo Walikota Pasuruan.

Selanjutnya, agenda dilangsungkan di Gor Untung Suropati, dipimpin langsung Kepala BKKBN Jatim.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, angka prevalensi Jatim terus mengalami tren penurunan. Di mana tahun 2022 sekitar 19,2 persen, atau turun 4,3 persen dibanding tahun lalu. Prevalensi stunting di Jatim juga masih dibawah rata-rata nasional yang mencapai 21,6 persen.

"Standart WHO, stunting jangan sampai di atas 20 persen. Dan kita sudsh di bawahnya," ujar Khofifah.

Khofifah menargetkan angka stunting turun secara signifikan dengan menggelar program-program sepertii 1 juta telur dari BKKBN. Ia mengimbau orang tua agar memberikan asupan nutrisi telur minimal satu hari satu butir telur.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

Menurutnya dengan gerakan itu, maka di akhir tahun 2023, taget nasional prevalensi stunting turun tersisa 13 persen.

"Sederhananya kalau sehari satu butir telur, dan satu kilo telur isi 15 telur, maka sebulan butuh 2 kilo telur," ungkapnya.

Dalam peringatan Harganas ke-30, BKKBN Jatim juga memberikan penghargaan kepada 16 kota dan kabupaten yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting. Seperti, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Banyuwangi, Magetan, Mojokerto, Ngajuk, Bangkalan, Bondowoso, Sampang, Sumenep, Gresik, Ponorogo Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Tuban, Kota Malang.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan angka prevalensi stunting di Kota Pasuruan saat ini sekitar 19 persen. Pihaknya terus berupaya menekannya dengan memunculkan berbagai program baru.

Program tersebut akan didanai APBD yang akan dirumuskan Pemkot Pasuruan bersama DPRD Kota Pasuruan.

"Kita sedang memfinalkan perencanaan program stunting tingkat Kota Pasuruan. Program ini akan mengintegritaskan seluruh OPD," ujar Gus Ipul.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.