Kamis, 18 Jun 2026 20:39 WIB

4 Fakta Penemuan Mayat Pria yang Membusuk di Mantup Lamongan

Penemuan jasat pria membusuk di Mantup Lamongan. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Penemuan jasat pria membusuk di Mantup Lamongan. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Lamongan, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria dengan kondisi memprihatinkan.

Mayat tersebut pun bahkan nyaris tak dikenali, seluruh badanya berwarna hitam dan mengelurkan aroma tak sedap.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

1. Ditemukan Pencari Rumput

Penemuan tersebut terjadi pada Minggu (6/8/2023) sekitar pukul 15:30 WIB oleh Januri (50) yang saat ini tengah mencari rumput. Jasad ditemukan pertama kali dengan posisi terlentang bersandar di pepohonan kecil.

"Kemudian oleh saksi dipastikan lagi dan ternyata benar ada mayat dengan kondisi telentang dan sudah dalam keadaan membusuk," jelasnya Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiyantoro, Senin (7/8/2023).

2. Bukan Korban Pembunuhan

Usai dipastikan, saksi kemudian bergegas melaporkan penemuan tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Anggota jaga Polsek Mantup bersama Kapolsek Mantup AKP Khosim dan Kanit Reskrim Aipda Wahyudi kemudian datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak medis dari Puskesmas Mantup dan tim INAFIS Polres Lamongan juga dihubungi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Saat ditemukan mayat tersebut menggunakan baju warna abu-abu. Menggunakan sarung warna hijau. Kondisi korban saat ditemukan adalah dalam keadaan telentang dan membusuk. Dan tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh jenazah," ungkap Anton.

3. Korban Warga Gresik

Setelah dilakukan sejumlah penanganan, mayat diketahui merupakan seorang kakek bernama Aman (89) asal Desa Tanah Landean, Kecamatan Balungpanggang, Gresik.

Hal itu diakui pihak keluarga dengan memadupadankan ciri-ciri dan pakaian yang digunakan korban terakhir kali sebelum menghilang.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Ya dikonfirmasi warga Desa Tanaglandean, Kecamatan Balongpanggang, Grerik," ujarnya.

4. Menghilang 6 Hari

Rupanya kakek Aman telah menghilang selama 6 hari dari rumah. Pihak keluarga mengungkapkan korban memiliki riwayat sesak napas dan pikun.

"Menurut keterangan pihak keluarga korban meninggalkan rumah pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2023 sekitar pukul 23.30 WIB dan memiliki riwayat sakit sesak nafas dan pikun," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.