Kamis, 11 Jun 2026 16:30 WIB

Segarnya Es Batil Lamongan, Mantab Dinikmati di Musim Panas

Begini penyajian Es Batil khas Lamongan, tampak segar dan mengunggah selera. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Begini penyajian Es Batil khas Lamongan, tampak segar dan mengunggah selera. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hawa panas imbas musim kemarau terasa sepanjang hari. Mau yang seger-seger?

Di Lamongan ada minuman yang dijamin bisa melepas dahaga anda, namanya es batil. Minuman legendaris ini hanya dapat ditemui di satu tempat, yakni di Desa Bilubeangsi, Kecamatan Laren, Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sepintas es ini tak jauh berbeda dengan es campur yang termasyhur seantero negeri, namun di dalam es batil ini, ada kue batil sebagai bahan utama. 

Oleh sebagian pelanggan, es batil milik Bayana ini disebut "one and only" karena keunikannya. Belum lagi lokasinya yang asri, menambah adem suasana.

Kue batil adalah sejenis roti yang terbuat dari tepung beras dan ragi. Kue Batil sendiri sejatinya sudah enak kalau dimakan langsung dengan cara diiris-iris dan ditaburi parutan kelapa atau sirup gula.

"Nah, kue batil ini dicampur dengan bahan lain, seperti buah siwalan yang dipotong kotak, kacang hijau, dawet hijau, agar-agar yang diparut. Semuanya dicampur dengan gula aren cair, santan serta es batu," kata Bayanah kepada wartawan, Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Bayanah mengaku, ia menjual es batil ini sudah sejak tahun 1990an. Usaha minuman yang dirintis kini ramai dikunjungi pelanggan. Tidak hanya dari Lamongan, namun juga dari luar daerah seperti Gresik, Sidoarjo hingga Tuban.

Untuk semangkuk es batil hanya dihargai Rp6 ribu. Selain es batil, warung Bayanah ini juga menyediakan es dawet siwalan serta berbagai macam gorengan.

"Untuk 1 hari saya menghabiskan 500 mangkuk serta 2 kg tepung untuk membuat gorengan," imbuhnya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Salah seorang pembeli es batil, Ratna, harus menempuh jarak 29 km untuk bisa menikmati es batil.

Ratna mengaku, ketika sedang dalam perjalanan ke wilayah Pantura, ia selalu menyempatkan diri untuk mampir sekedar melepas lelah sambil menikmati segarnya es batil.

"Selain rasanya yang nyamleng di lidah, harganya juga murah," aku Ratna.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.