Senin, 22 Jun 2026 01:39 WIB

Nomor Punggung 9 di Persik Kediri Sempat Dianggap Pembawa Sial, Begini Kisahnya

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 06 Agu 2023 09:35 WIB
Seragam yang pernah dikenakan Johan Prasetyo. (foto: nstagram @gimba_football23)
Seragam yang pernah dikenakan Johan Prasetyo. (foto: nstagram @gimba_football23)

jatimnow.com - Nomer punggung 9 di Persik Kediri sempat dianggap membawa kesialan. Ini bermula dari Johan Prasetyo yang mengalami musibah sejak menggunakan nomer punggung itu.

Begini awal kisahnya.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Mungkin ini kebetulan, tapi nasib Johan Prasetyo benar-benar sial ketika harus berganti dari nomor punggung 11 ke nomor 9 di musim 2006. Dia meyakini itu.

Dia tiba di Kediri, setelah dibajak dari Arema musim 2003, jebolan Diklat Salatiga itu mengenakan nomor punggung 11. Nomor ini sebenarnya jadi andalan Johan Prasetyo di musim pertamanya berseragam Persik Kediri.

Namun, 2006 Johan mengganti nomor punggungnya, mengikuti jejak sang idola Filippo Inzaghi, legenda AC Milan yang juga mengenakan nomor punggung keramat itu.

Sial bagi pria kelahiran 7 Juni 1982 tersebut. Di tahun itu, dia mengalami cedera lutut yang cukup parah saat Persik Kediri melawan Persmin Minahasa.

Meski akhirnya Persik Kediri juara, namun karir Johan sebagai pesepakbola hancur. Dia terpaksa pensiun di usia 25 tahun. Usia yang sangat muda untuk pesepakbola.

Cerita Johan Prasetyo, kemudian diikuti rentetan nasib sial pemilik nomor punggung 9 lainnya. Hingga kini kutukan seolah masih terngiang. Itu kenapa sejak 2014, nomor itu hampir tak lagi digunakan oleh pemain Persik Kediri.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Salah satunya kisah hadir dari Yongki Aribowo. Dia pernah mengenakan jersey nomor punggung sial ini. Namun ia kemudian menanggalkannya dan memilih nomor 7. Nah, setelah berganti nomor punggung inilah karirnya bersinar.

Karirnya yang disebut-sebut akan hancur karena cedera lutut saat menjalani debutnya di turnamen pra musim tapi berhasil comeback dan menembus Timnas Indonesia. Meski akhirnya dia gagal membawa Garuda lolos ke babak penyisihan SEA Games 2009.

Ada lagi dua penyerang asing masing-masing Machia Malock dan Ngon Mamoun. Karir keduanya benar-benar tidak bersinar bersama Macan Putih.

Ngon Mamoun bahkan nyaris dibuang pada awal putaran kedua musim kompetisi 2014, akibat penampilannya yang buruk di ajang Indonesian Super League (ISL).

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Adapun Machia Malock hanya semusim berseragam Persik Kediri.

Namun berbeda dengan Jefinho. Pria bernama asli Jefesson Vieira Eufrazio ini tampaknya perlahan mulai mengikis kutukan nomor punggung 9 di Persik Kediri.

Meski belum bersinar, namun 2 gol dari 237 menit total bermain dari Jefinho sudah cukup meruntuhkan mitos nasib sial bagi nomer punggung 9 bagi tim Persik Kediri. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.