Sabtu, 20 Jun 2026 03:31 WIB

Nelayan Lamongan Curhat ke Polisi, Sering Gesekan dengan Tuban dan Bawean

Jumat Curhat Polairud Polres Lamongan bersamaan nelayan Brondong. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Jumat Curhat Polairud Polres Lamongan bersamaan nelayan Brondong. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Masyarakat nelayan di Kecamatan Brondong, Lamongan mengeluh soal perolehan hasil tangkapan yang menurun. Hal itu disebabkan adanya gesekan dengan nelayan luar daerah.

Para nelayan tersebut dijelaskan berasal dari Pulau Bawean Kabupaten Gresik dan Kabupaten Tuban.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Salah satu nelayan, Nanang menyampaikan keluh kesahnya dan kendala selama ini adalah gesekan nelayan dengan Pulau Bawean, hingga sikap nelayan Tuban.

"Begitu banyaknya kapal nelayan Tuban yang sandar di Dermaga PPN Brondong, sehingga kapal lokal tidak kebagian ikan," jelas Nanang, saat kegiatan Jumat Curat Polres Lamongan, Jumat (4/8/2023).

Di sisi lain, Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Erni Sugihastuti menanggapi bahwa dalam waktu dekat pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait yakni PPN Brondong.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

“Kita akan bekerja sama dengan PPN Brondong agar kapal nelayan Tuban kalau sudah bongkar muat agar secepatnya dipindahkan dan tidak terjadi rebutan tempat sandar kapal supaya dalam aktvitas bongkar muat kapal berjalan lancar,” lanjutnya.

Sedangkan soal gesekan dengan nelayan Bawean, Erni menyarankan agar para nelayan bisa saling menghargai.

"Minimal jarak dengan bibir pantai ke tengah laut 30 mil dikarenakan nelayan Pulau Bawean alat tangkapnya tradisional dan kapasitas kapalnya kecil, untuk itu kita harus menghargai hasil musyawarah yang dulu dengan stakeholder Pulau Bawean,” terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, polisi juga mengingatkan akan pentingnya keselamatan para nelayan ketika berlayar di laut terbuka, terutama ketika cuaca berubah secara tiba-tiba.

"Perubahan cuaca dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan anda semua, pihak Polairud akan berkordinasi dengan pihak PPN Brondong supaya menyediakan papan informasi prakiraan cuaca," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.