Rabu, 17 Jun 2026 06:21 WIB

2 Hektar Hutan di Ponorogo Terbakar, BPBD Sulit Lakukan Pemadaman

Hutan lindung seluas 2 hektar di Ponorogo terbakar (Foto: Polsek Sampung for jatimnow.com)
Hutan lindung seluas 2 hektar di Ponorogo terbakar (Foto: Polsek Sampung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sedikitnya 2 hektar hutan lindung milik Perum Perhutani di Ponorogo terbakar, Rabu (2/8/2023) malam. Kejadian tersebut terjadi di RPH Pulung, BKPH Sumoroto, KPH Madiun, tepatnya di hutan Pandan, Desa Nglurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Petugas gabungan dari Polisi, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, mereka menghadapi kesulitan karena medan yang sulit dan banyaknya titik kebakaran.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Angin yang bertiup kencang membuat pemadaman menjadi lebih sulit, sehingga petugas berusaha semaksimal mungkin menggunakan alat manual yang ada untuk mengendalikan api agar tidak berkembang lebih luas.

“Medannya memang curam ada tebing. Datarannya tinggi juga ada yang rendah. Jadi baik turun gitu jalannya,” ujar Kanit Samapta Polsek Sampung, Aiptu Ahmad Saifudin, Kamis (3/8/2023).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Selain itu, kata dia, kebakaran ini berada dekat dengan pemukiman warga, sehingga perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan bahaya lebih lanjut.

Meskipun api telah berhasil dipadamkan, petugas gabungan tetap melakukan pemantauan di area tersebut. Belum ada informasi pasti mengenai penyebab kebakaran, namun dugaan awal mengarah pada warga yang membakar sampah sebagai penyebab munculnya api.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

“Dugaannya ada warga membakar sampah. Tetapi nanti kami pastikan lagi, bagaimana kejadiannya,” kata Ahmad.

Kebakaran ini menyebabkan hutan lindung yang berisi pohon jati berusia 30 tahun terbakar seluas 2 hektar. Pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian ini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.