Rabu, 17 Jun 2026 12:43 WIB

17 Desa di Trenggalek Rawan Bencana Tsunami, Ini Antisipasi BPBD

Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek menyusun dokumen SOP penanggulangan bencana. Langkah ini diambil setelah sebanyak 17 desa di Kabupaten Trenggalek masuk dalam wilayah rawan terdampak bencana gempa dan tsunami. Belasan desa tersebut tersebar di 3 kecamatan yakni Panggul, Watulimo dan Munjungan.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan, terjadinya gempa bumi di pesisir selatan beberapa waktu lalu, membuat BPBD Trenggalek melakukan berbagai kesiapsiagaan. Salah satunya penyusunan SOP Penanggulan Bencana dalam semiloka kontinjensi yang dihadiri oleh BMKG dan BNPB.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Jadi SOP ini akan menjadi panduan apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana gempa tsunami di Trenggalek," Rabu (2/8/2023).

Tak hanya menyusun dokumen SOP, di 17 desa yang menjadi daerah rawan juga sudah mendapatkan pembekalan terkait antisipasi dan penanggulangan bencana. Bahkan desa tersebut kini sudah menjadi desa tangguh bencana, agar bisa mandiri ketika suatu saat terjadi bencana.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kita sudha melakukan pelatihan di desa tersebut terkait antisipasi terjadinya bencana," tuturnya.

Triadi menjelaskan bahwa di Kabupaten Trenggalek juga sudah memiliki Early Warning System (EWS) di tiga kecamatan yang masuk dalam peta rawan bencana gempa dan tsunami. Alat tersebut masih berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"EWS masih berfungsi baik. Termasuk diseminasi WWS melalui Warning Receiver System (WRS) BMKG yang berada di BPBD Trenggalek," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.