Selasa, 16 Jun 2026 00:55 WIB

Penjaringan Capaska Lamongan Digelar Ketat Hingga Terapkan Latihan Intensif

Latihan Capaska Lamongan di Alun-alun kota setempat. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Latihan Capaska Lamongan di Alun-alun kota setempat. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - 76 siswa di Lamongan masuk dalam daftar calon pasukan pengibar bendera pusaka (capaska) 2023. Penjaringan pun dilakukan cukup ketat dan sangat selektif.

Dari jumlah tersebut, sebelumnya telah menjalankan rangakaian seleksi sejak Februari lalu. Seleksi yang dilakukan meliputi seleksi parade, seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelejensia Umum (TIU), seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi Kesemaptaan dan seleksi kepribadian.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, dari jumlah tersebut telah dilakukan latihan dari tanggal 25 Juli lalu.

Latihannya, beber Erwin, tergolong cukup berat salah satunya menjalani porsi latihan 6 kali dalam seminggu.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Latihan untuk Capaska sudah dimulai dan intensif dilaksanakan seminggu 6 kali. Tujuan kegiatan pelatihan Capaska memiliki tujuan utama yakni keberhasilan saat pengibaran bendara nanti. Di sisi lain juga untuk pengembangan diri guna meningkatkan kedisiplinan, solidaritas, dan tentu jiwa nasionalisme pada generasi bangsa," tuturnya, Selasa (1/8/2023).

Selanjutnya, Erwin juga menyatakan, Capaska Lamongan tahun ini formasinya lengkap mulai pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Total pasukan memang ada 78 namun 2 diantaranya merupakan Capaska tingkat Provinsi. Sedangkan 6 diataranya merupakan cadangan. Untuk tim intinya sendiri terdiri dari putri 41 dan putra 35," katanya

"Sebenarnya kita ada 2 jalur yakni seleksi jalur undangan dan pemilihan langsung. Kalau jalur undangan kita sebar ke seluruh sekolah dan yang jalur pemilihan langsung itu berlaku untuk sekolah-sekolah dalam kota, yang mana para pelatih (anggota Kodim 0812, Polres, Sub Kogartap 0812, Satpol PP, PPI Kabupaten Lamongan) terjun langsung untuk melakukan seleksi," tambahnya Erwin.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.