Selasa, 16 Jun 2026 09:21 WIB

Kali Dinoyo Lamongan Surut, Warga Antusias Berburu Ikan

Warga di aliran sungai (kali) Dinoyo, Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Warga di aliran sungai (kali) Dinoyo, Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kali Dinoyo yang masuk aliran Sungai Bengawan Jero atau anak Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Deket, Lamongan, surut.

Peristiwa langka itu pun membuat puluhan warga desa yang berada di sepanjang aliran kali seketika menghentikan rutinitas keseharian mereka dan menggantinya dengan berburu ikan atau Buri.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Berbekal alat sederhana seperti jaring serok dan sebatang kayu yang difungsikan sebagai pemukul ikan, warga pun berkumpul di kali. Tak hanya orang dewasa, anak muda, bahkan emak-emak pun turut serta.

Ada pula warga luar desa yang menggunakan alat penangkap ikan beraliran listrik.

Di luar musim kemarau, Kali Dinoyo memang menjadi spot lokasi incaran para pemancing. Selain ikan mujair dan nila, kali tersebut juga masih banyak dihuni ikan kutuk dan ikan air tawar lainnya.

Menurut penuturan warga setempat, Kodar, fenomena sungai surut ini selalu ada tiap tahun pada waktu puncak musim kemarau.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Biasanya mendekati atau awal Bulan Agustus, dengan begini ikan banyak terjebak dan mudah ditangkap," beber Kodar, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Lamongan, Senin (31/7/2023).

Kodar mengaku surutnya kali ini adalah berkah baginya. Saat mengetahui kali mengalami surut, ia langsung memutuskan untuk berburu ikan hingga mendapat kurang lebih 25 kg.

"Saya tadi sejak pagi-pagi buta, jadi ikannya masih banyak sekali," ungkapnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sedangkan menurut warga lain, Solikha mengungkapkan kegiatan seperti ini jarang sekali ditemui. Hal itu pula yang menjadi menarik dan jadi hiburan tersendiri.

"Nonton saja, kaget juga pagi-pagi banyak orang nangkap ikan (Buri). Eh ternyata kalinya surut," ujarnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.