Kamis, 11 Jun 2026 22:24 WIB

Alhamdulillah, Murid di Bangkalan Boleh Pakai Seragam Bekas

Siswa SMAN 4 Bangkalan pakai seragam bekas layak pakai. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Siswa SMAN 4 Bangkalan pakai seragam bekas layak pakai. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan memperbolehkan siswa sekolah mengenakan seragam bekas. Hal ini menyikapi seragam sekolah mahal yang meresahkan orang tua murid di sejumlah wilayah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bangkalan, Pingky Hidayati meninjau langsung sekolah dan meminta agar memperbolehkan siswa menggunakan seragam bekas layak pakai.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Untuk kepala sekolah sudah kami arahkan agar memperbolehkan siswa menggunakan seragam yang layak pakai meskipun tidak baru. Jadi supaya tidak memberatkan wali murid," ujarnya, Selasa (25/7).

Dengan terbitnya surat edaran dari Pemerintah Provinsi Jatim, tegas Pingky, ia meminta agar sekolah tak memaksakan siswa membeli seragam baru di koperasi sekolah.

"Koperasi memang diperbolehkan menjual seragam tapi dengan harga yang sama bahkan di bawah harga pasaran," imbuhnya.

Siswa-siswi, lanjutnya, boleh membeli seragam di luar sekolah. Bahkan para siswa juga diperbolehkan untuk tidak membeli sama sekali di koperasi sekolah.

"Koperasi memang menyediakan namun siswa boleh membeli sesuai kebutuhan bahkan tidak membeli pun tidak apa-apa. Tidak ada kewajiban," tambahnya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Ia mengaku tak sedikit sekolah yang menerapkan program berbagi seragam. Yakni bagi siswa kelas 12 yang telah lulus, memberikan seragam yang layak pakai ke sekolah agar digunakan oleh siswa baru yang kurang mampu.

"Di SMAN 4 ini juga bagus, jadi kakak kelas yang sudah lulus berbagi seragam layak pakai untuk adik-adiknya. Bahkan di sini gurunya patungan untuk siswa yang betul-betul kurang mampu bantu agar bisa mendapatkan kebutuhan sekolahnya," bebernya.

Jaelani, salah satu siswa baru di SMAN 4 Bangkalan, mengaku tidak membeli seragam baru. Ia memilih mengenakan seragam turunan dari sang kakak.

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

"Iya ini pakai punya kakak karena punya dua. Makanya ini kebesaran tapi tidak apa-apa. Tidak dimarahi oleh guru," akunya.

Guru di sekolah juga tidak mempermasalahkan siswa menggunakan seragam bekas. Bahkan, tak sedikit temannya yang masih menggunakan atribut saat SMP.

"Teman saya ada yang pakai kerudung, ikat pinggang yang berlogo SMP. Alhamdulillah guru-guru tidak ada yang keberatan," jelasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.