Minggu, 21 Jun 2026 01:37 WIB

Pemuda Trenggalek Sukses Berbisnis Lukis Sepatu, Awalnya Karena Hobi

Zayinul saat mengerjakan pesanan sepatu lukis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Zayinul saat mengerjakan pesanan sepatu lukis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbekal hobi melukis, Zayinul Muhajibin, pemuda asal Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, sukses menjalankan bisnis sepatu lukis.

Karyanya ini juga menembus pasar nasional. Penggunaan media sosial sebagai sarana promosi sangat membantu bisnis ini.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Tak hanya sepatu, Zayyin juga membuka jasa lukis jaket dan helm.

Pria 23 tahun ini menerangkan, usaha lukis sepatu ini sudah dirintis sejak 2019 lalu. Setelah lulus SMK Zayyin mulai menekuni jasa lukis sepatu. Kemampuan melukis ini sudah diasah sejak kecil.

Berawal dari permintaan teman untuk melukis di sepatu, Zayyin mulai percaya diri menerima order lukis sepatu.

"Awalnya saya diminta teman untuk melukis sepatu. Ketika sudah saya lukis, ternyata teman saya puas dan bahkan memberi uang Rp 30 ribu kepada saya," ujarnya, Kamis (20/07/2023).

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Saat menerima pesanan dari konsumen, Zayyin langsung mendiskusikan terkait lukisan yang diinginkan. Jasa ini dibanderol mulai harga Rp 150 ribu tergantung tingkat kerumitan desainnya.

Proses pembuatan ini memakan waktu antara 3 hingga 5 hari.

"Saya pernah menerima pesanan yang harganya cukup mahal yakni Rp 800 ribu. Karena klien minta dilukiskan kartun yang detail pada sepatunya," tuturnya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Disinggung untuk pemasaran, Zayinul mengungkapkan bahwa dalam memasarkan jasanya dia hanya mengandalkan media sosial. Proses pembuatan lukis sepatu ini memakan waktu hingga 5 hari.

Salah satu kendala dalam membuat lukis sepatu ini adalah ketersediaan cat yang sulit didapat. Zayinul harus memesannya melalui online ke luar kota.

"Cari cat yang sulit. Karena belinya harus online, dan tentunya membutuhkan waktu yang lama," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.