Jumat, 19 Jun 2026 18:06 WIB

Bupati Ponorogo Pukul Gong Tutup Gelaran Grebeg Suro

Bupati Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menutup gelaran Grebeg Suro (Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pukul gong (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menutup gelaran Grebeg Suro (Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pukul gong (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suara pukulan gong sebanyak 3 kali oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menandakan rangkaian penutupan gelaran Grebeg Suro 2023 berakhir, Rabu (19/7/2023) dini hari. Kemudian diikuti dengan pesta kembang api.

Penutupan secara resmi itu menandakan bahwa telah memasuki tahun baru Islam. Setelah serangkaian acara Grebeg Suro 2023 di Ponorogo digelar ditutup dengan pesta kembang api.

Baca Juga: Tampilkan Reog Ponorogo, Prajurit KRI Bima Suci Sukses Pikat Warga Colombo

“Kita sudah ada d bibir penghujung tahun baru. Alhamdulillah panjang umur. Mudah-mudahan diberi kesehatan,” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Rabu dini hari.

Event tahunan ini merupakan upaha dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk melestarikan Reog Ponorogo.

“Grebeg Suro adalah ikhtiar kami menghidupkan ruh terhadap reog,” kata Kang Giri.

Selain itu, jelas dia, ekonomi juga berkembang karena banyak event yang diselenggara Pemkab Ponorogo, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

”Gerakan ekonomi di Ponorogo ada. Dengan banyaknya event, kincir ekonomi jalan. Efek dominonya UMKM jalan. Pertumbuhan ekonomi bagus menjadikan Ponorogo hebat,” tegasnya.

Dia mengaku banyak kekurangan selama event Grebeg Suro. Termasuk efeknya adalah menimbulkan kemacetan. Itu lantaran banyak event yang diselenggarakan.

“Tapi apapun itu ini adalah usaha kami untuk menjadi Ponorogo kota wisata, kota budaya dan kota santri,” paparnya.

Baca Juga: Suasana Sepi di Rumah Dinas Bupati Ponorogo Usai Kabar OTT KPK

Salah satu warga, Sugeng datang ke Alun-Alun Ponorogo dalam penutupan Grebeg Suro, mulai dari kirab pusaka hingga penutupan Grebeg Suro.

“Dari sore tadi, ini juga lihat kembang api. Spektakuler,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.