Selasa, 16 Jun 2026 17:56 WIB

PPDB Sekolah Surabaya Berkurang, Orang Tua Lebih Memilih Pesantren

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 18 Jul 2023 16:54 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - program sekolah menjadi salah satu tolok ukur orang tua dalam memilih sekolah bagi anaknya. Banyak sekolah yang berlomba-lomba menawarkan program terbaiknya untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Namun, PPDB sekolah negeri maupun swasta di Surabaya pada tahun ajaran 2023/2024 mengalami penurunan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Ada. Bukan kekurangan murid. Awalnya 3 kelas sekarang 2 kelas setengah, tapi ga sampai 3," ungkap Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (17/7/2023) malam.

Banyaknya lulusan yang masuk ke pesantren menjadi faktor berkurangnya PPDB sekolah negeri atau swasta. Pendidikan agama dan pendidikan moral menjadi pilihan orang tua memasukkan anaknya ke pesantren.

"Tapi sekarang trendnya berbeda, lebih banyak ke sekolah pondok. Jadi anaknya langsung tinggal di sana. Mungkin ingin membentuk karaker," jelasnya.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Untuk penanganan PPDB yang berkurang, Eri berharap, sekolah dapat meningkatkan kualitasnya, baik dari segi infrastruktur maupun kualitas kualitas gurunya.

"Saya berharap dengan kualitas yang baik, baik itu dari segi infrastuktur, guru, maka itu bisa membuka peluang agar murid bisa masuk ke sekolah," ucapnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Sistem pendidikan juga menjadi fokus Wali Kota Surabaya tersebut dalam penanganan PPDB yang berkurang.

"Nanti sistem sekolah akan kita rapatkan juga. Berarti kan orang tua lebih yakin dengan sistem ada agamanya, pendidikan kebangsaan. Nanti akan kita ubah setiap sekolah kok larinya ke sana," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.