Sabtu, 20 Jun 2026 15:37 WIB

Japri Allah dan Generasi Viral di Langit: Mengupas Cara Mendidik Anak Zaman Now

Ustaz M. Ruman Nasruddin M.Pdi (tengah). (Foto: Ruman for for jatimnow.com)
Ustaz M. Ruman Nasruddin M.Pdi (tengah). (Foto: Ruman for for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perkembangan teknologi berpengaruh terhadap pola mendidik anak. Orang tua pun harus mengikuti perkambangan zaman itu agar bisa mendidik anak dengan baik.

Hal ini diungkap dalam buku berjudul Japri Allah dan Generasi Viral di Langit yang ditulis M. Ruman Nasruddin M.Pdi (45).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Seperti sekarang pada zaman teknologi ini, bagaimana mendidik anak dengan menjadikan teknologi sebagai cara yang produktif. Misalnya penggunaan gadget untuk mengarahkan membuat kreatifitas animasi, belajar internet marketing dan sebagainya," ungkap Ruman, Sabtu (15/7/2023).

Ruman yang juga lulusan Pondok Pesantren Gontor melanjutkan, membangun kebiasaan dan karakter anak sejak dini dapat dimulai dengan komitmen antara orang tua dan anak. Yaitu dengan melibatkan anak sejak kecil untuk membentuk kebiasaan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Bangun kebiasaan dan karakter anak sejak dini bisa dengan contoh dalam penggunaan gadget sejak awal ada komitmen tentang waktu. Bukan los-losan. Berapa lama waktu untuk bermain dengan gadget, misalnya setelah maghrib atau subuh, sebelum ngaji diperbolehkan untuk waktu bermain gadget. Artinya gadget hanya sekadar refresh. Gadget bukan sepenuh untuk pikiran dan konsentrasi anak," kata owner Rumanos Management ini.

Ruman menegaskan bahwa anak membutuhkan contoh dari orang tua mereka. Jika orang tua ingin pola kebiasaan penggunaan gadget berkurang, maka orang tua juga harus memberikan contoh bagi sang anak. Dimulai dengan menanamkan komitmen dalam rangka membentuk kebiasaan sejak kecil agar terbiasa ketika besar nanti.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.