Jumat, 19 Jun 2026 03:30 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Dinobatkan jadi Pembina Koperasi Andalan

Wali Kota Eri saat dinobatkan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik se-Indonesia tahun 2022 lalu. (Foto: dok. jatimnow.com)
Wali Kota Eri saat dinobatkan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik se-Indonesia tahun 2022 lalu. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali menerima penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas).

Tahun lalu, Wali Kota Eri dinobatkan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik se-Indonesia, dan tahun ini di acara yang sama, yaitu Hari Koperasi Nasional ke-76, Wali Kota Eri kembali mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Koperasi Andalan.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Sri Untari kepada Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya yang mewakili Wali Kota Eri karena ada acara penting lainnya.

Prosesi penyerahan penghargaan itu digelar di Gedung Tenis Indoor Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Menanggapi penghargaan itu, Wali Kota Eri bersyukur bisa meraih penghargaan tersebut. Baginya, penghargaan ini untuk seluruh masyarakat Surabaya. Sebab, filosofi koperasi adalah gotong royong. Ketika satu berhasil maka berhasil semua, dan ketika satu gagal maka gagal semuanya.

"Ini seperti yang disampaikan oleh Bung Hatta, sehingga kita harus menjalankan semua itu menjadi kekuatan gotong royong. Alhamdulillah dengan kekuatan gotong royong di Surabaya, dengan adanya rumah padat karya, maka kita diberikan penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik tahun lalu dan tahun ini Pembina Koperasi Andalan. Itu berarti gotong royong di Surabaya dinilai berhasil dan gotong royong ini ada keberhasilan bersama seluruh warga Kota Surabaya," kata Eri, Kamis (13/7/2023).

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Kunci sukses Surabaya mendapatkan penghargaan ini, lanjut Eri, adalah masyarakat yang mempunyai jiwa toleransi tinggi dan mempunyai jiwa saling tolong-menolong. Akhirnya, jika melihat ada yang lemah, maka yang kuat membantu.

"Ketika ekonomi kerakyatan digerakkan, maka lahirlah rumah padat karya, baik di bidang laundry, di bidang jahit, di bidang magot, juga di bidang coffee shop dan lainnya. Itu semua dikerjakan oleh para MBR, bahkan warga yang belum punya pekerjaan juga kita carikan pekerjaan," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.