Kamis, 18 Jun 2026 03:21 WIB

Kang Giri Target Retribusi Festival Reog Ponorogo Tembus Rp1,3 Miliar

Penampilan reog SMPN 1 Bungkal Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Penampilan reog SMPN 1 Bungkal Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memasang target retribusi tiket festival reog naik dua kali lipat dibanding tahun 2022 lalu.

Festival reog adalah rangkaian acara Grebeg Suro. Pemkab Ponorogo mendapat retribusi tiket tembus Rp700 juta pada tahun lalu. Kini, Sugiri Sancoko menargetkan sekira Rp1,3 miliar.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Targetnya untuk tiket tahun ini bisa lah Rp1,3 miliar,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya, Rabu (12/7/2023).

Diterangkan, jumlah itu adalah target gabungan restribusi tiket FNRP (Festival Nasional Reog Ponorogo) maupun Festival Reog Remaja. Sehingga target retribusi tikat Rp1,3 miliar masih realistis. 

“Pada rangkaian Grebeg Suro 2022 lalu penjualan tiket festival teog secara total mencapai Rp700 juta,” kata orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Judha Slamet Sarwo Edhi berharap target yang dipasang bisa terpenuhi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Mudah-mudahan dengan adanya daya tarik di pembukaan dan penutupan kami ingin memenuhi target,” terangnya.

Dia menjelaskan bahwa untuk tiket FNRP maupun Festival Reog Remaja tidak ada kenaikan. Untuk yang beli on the spot ada dua opsi, Rp10 ribu dan Rp20 ribu.

“Kita tetap sama kalau tiket. Ya semoga bisa terpenuhi target yang diinginkan Kang Giri (Bupati Ponorogo),” tegasnya.

Baca Juga: Di Sidang Dakwaan, Sugiri Sancoko Disebut Pakai Uang Korupsi untuk Bayar Utang

Tidak hanya bisa dibeli offline atau on the spot, tiket juga bisa beli secara online. Untuk penjualan secara online seharga Rp75 ribu dan Rp150 ribu. 

“Tentu ada fasilitas yang didapatkan. Seperti mendapatkan merchandise dan snack,” pungkasnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.