Rabu, 17 Jun 2026 18:51 WIB

Bupati Trenggalek Mas Ipin Salurkan BLT DBHCHT, Ini Pesannya

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menyalurkan bantuan BLT DBHCHT. (Foto-foto: Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menyalurkan bantuan BLT DBHCHT. (Foto-foto: Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) di Kecamatan Karangan. Sebanyak 153 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan BLT DBHCHT ini.

Sesuai Peraturan Kementerian Keuangan, dana DBHCHT ini dapat digunakan untuk memberikan bantuan masyarakat. Tak hanya buruh petani tembakau dan butuh pabrik tembakau saja yang dapat menerima, melainkan kelompok rentan dan juga tenaga administrasi yang ada di pabrik rokok.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengimbau kepada keluarga penerima manfaat agar bisa bijak menggunakan bantuan ini. Diharapkan olehnya untuk bisa digunakan untuk penambahan gizi keluarga atau bahkan digunakan untuk penguatan ekonomi keluarga.

"Saya berharap bantuan ini bisa digunakan untuk penambahan gizi dan vitamin guna menjaga kesehatan tubuh. Penerima diminta bijak memanfaatkan bantuan yang didapat baik untuk penambahan gizi atau mungkin untuk menambah penguatan ekonomi," ujarnya, Selasa (11/7/2023).

Menurut Mas Ipin saat ini pajak rokok cukup tinggi dengan harapan jumlah perokok mengalami penurunan. Dengan begitu banyak masyarakat yang terhindar dari penyakit akibat rokok. Karena itulah buruh pabrik rokok ini tergolong orang orang yang beresiko terserang penyakit, makanya harus ditambahi gizinya.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

"Tadi kenapa buruh pabrik rokok yang notabenenya sudah bergaji masih mendapatkan BLT ini, karena bantuan ini khusus bersumber dari pajaknya orang orang yang merokok," tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menambahkan, BLT DBHCHT menyasar kepada kelompok masyarakat rentan mulai dari buruh tani tembakau, pekerja pabrik rokok.

Ada tambahan prioritas kelompok rentan yang ditetapkan dengan SK Bupati, termasuk juga boleh diberikan kepada tenaga administrasi yang ada di pabrik rokok.

Baca Juga: Puluhan Pencari Kerja Mendapat Pelatihan di UPT BLK Tulungagung

"Ada 153 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BLT DBHCHT di Kecamatan Karangan yang akan diberikan untuk 5 bulan dengan jumlah bantuan perbulannya sebesar Rp. 300 ribu," terangnya.

Secara keseluruhan jumlah penerima BLT DBHCHT di Kabupaten Trenggalek sebanyak 2.231 keluarga penerima manfaat yang terdiri dari buruh tani tembakau sebanyak 929 penerima. Buruh pabrik rokok sebanyak 684 penerima, keluarga miskin atau petani sebanyak 574 penerima. Sedangkan tenaga administrasi 144 penerima.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.