Minggu, 21 Jun 2026 12:57 WIB

Pemkab Ponorogo Gandeng Perguruan Tinggi untuk Seleksi Perangkat Desa

Peserta seleksi perangkat desa yang dikumpulkan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko beberapa waktu lalu. (Foto: Prokopim Ponorogo)
Peserta seleksi perangkat desa yang dikumpulkan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko beberapa waktu lalu. (Foto: Prokopim Ponorogo)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggandeng pihak ketiga perguruan tinggi untuk seleksi perangkat desa di Bumi Reog.

"Kami gandeng pihak ketiga. Agar tidak ada intervensi siapa pun," ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Anik Purwanti, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Rincian desa yang menggelar seleksi perangkat desa adalah Desa Wayang, Bedrug dan Tegalrejo di Kecamatan Pulung. Selanjutnya Desa Manuk dan Beton di Kecamatan Siman.

Lalu Desa Karangmojo, Muneng dan Bajang di Kecamatan Balong. Kemudian Desa Pengkol Kecamatan Kauman. Terakhir adalah Desa Sragi, Serangan, Gelang Lor di Kecamatan Sukorejo.

"Pihak ketiga yang dipilih adalah universitas yang terakreditasi. Juga melakukan kerja sama dengan kami (Pemkab Ponorogo),” kata mantan Sekretaris Camat Ponorogo Kota.

Dalam seleksi perangkat desa, dia mengaku hanya dari pemerintah desa (Pemdes) dan perguruan tinggi. Dinas PMD hanya memantau.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Universitas yang digandeng tiap desa berbeda. Tergantung panitia kecil dari Pemdes masing-masing,” terangnya.

Dia menjelaskan, setelah tes tulis langsung pengumuman. Karena ujiannya menggunakan CAT (computer assisted test). Sehingga hasilnya langsung ketahuan.

“Ada 165 peserta seleksi akan memperebutkan 41 lowongan pada 12 desa di 5 kecamatan. Puluhan lowongan itu berbagai macam jabatan,” bebernya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Ada Kamituwo (kepala dusun), juga ada Kasie maupun Kaur di masing-masing pemerintah desa.

"Nanti habis CAT kemudian wawancara. Meliputi pengabdian dan terampil komputer. Semua kami serahkan pihak ketiga dan Pemdes. Kami hanya memfasilitasi saja,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.