Rabu, 17 Jun 2026 22:07 WIB

Curhat Petani Tembakau Ampel Jember Rugi Rp80 Juta akibat Banjir

Gangsar dan tanaman tembakaunya yang mati akibat banjir. (Foto: Ahaddiini HM for jatimnow.com)
Gangsar dan tanaman tembakaunya yang mati akibat banjir. (Foto: Ahaddiini HM for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lahan pertanian tembakau di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember rusak. Ini dampak hujan yang membuat banjir besar pada Jumat pekan lalu.

Desa Ampel berada di sebelah selatan Kota Jember. Sebagian besar masyarakatnya adalah penghasil unggulan pertanian tembakau. Mereka pun mengalami kerugian akibat banjir.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Gangsar petani tembakau Desa Ampel menjelaskan dampak dari peristiwa yang terjadi. Para petani tembakau mengalami kerugian puluhan juta.

"Karena banjir besar, para petani tembakau di wilayah Jember selatan mengalami kerugian Rp80 juta per setengah hektare lahan garapan tembakau," ungkap Gangsar yang sudah 30 tahun jadi petani tembakau, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Semua tembakau yang kami tanam mati. Padahal biasanya tiap panen kita bisa menjual mulai dari Rp5 juta untuk tembakau kasturi dan Rp15 juta per kuintal untuk tembakau gudang," ungkap Gangsar.

Sambil menunggu lahan kering akibat banjir, Gangsar juga mengupayakan penanaman budidaya bibit tembakau pada lahan halaman rumah. Nantinya dipindahkan ketika lahan siap diolah dan ditanami tembakau kembali.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Gangsar menyampaikan harapan agar keadaan lahan wilayah Jember selatan segera membaik. Setidaknya 15 hari kedepan lahan sudah dapat digunakan untuk menanam dan memindahkan bibit tembakau yang telah disiapkan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.