Minggu, 21 Jun 2026 05:17 WIB

Warga Jalan Kerinci Protes 2 Tahun Jalan Rusak Parah, Ini Tanggapan Pemkot Probolinggo

Kondisi Jalan Kerinci Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Kondisi Jalan Kerinci Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga di Jalan Kerinci Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, meradang. Sudah 2 tahun ini jalan di daerahnya gagal dibangun oleh pemerintah kota setempat.

Jalan dengan lebar sekitar 3 meter tersebut, terlihat rusak parah dengan kondisi aspal mengelupas dan penuh lubang.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Jalan ini sudah lama rusak hingga saat ini tidak dibangun," kata Muhammad Junaidi warga setempat, Jumat (7/7/2023).

Junaidi mengaku, telan banyak korban yang berjatuhan. Juga ban kempes hingga shock breaker sepeda motor rusak.

Warga berinisiatif akan melakukan perbaikan jalan ini secara swadaya jika dari pihak pemerintah belum memberikan perhatian.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Lihat saja nanti pasti dicor oleh warga gunakan dana swadaya. Karena sudah lama jalan ini rusak," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Setiorini Sayekti mengatakan, perbaikan Jalan Kerinci memang sudah dianggarkan pada 2021 dan 2022 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

"Namun belum juga terlaksana karena putus kontrak dengan rekanan. Sehingga untuk jalan tersebut menjadi evaluasi pusat," jelasnya.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

Rini mengaku, dengan tidak terlaksana pembangunan tersebut oleh pihak ketiga atau rekananan, maka secara otimatis pihaknya belum bisa menyerap anggaran tersebut lantaran masih menjadi evaluasi pusat.

"Tetapi kami nantinya akan diupayakan ada perbaikan bertahap dengan anggaran PAPBD 2023 tahun ini," ujarnya, melalui pesan WhatsApp.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.