Senin, 22 Jun 2026 19:57 WIB

Kapal Motor Jaya Utama Karam di Pantai Niyama Tulungagung, 1 ABK Sakit Tak Tertolong Nyawanya

Kapal Motor Jaya Utama 12 yang karam di Pantai Neyama. (Foto: tangkapan layar video amatir)
Kapal Motor Jaya Utama 12 yang karam di Pantai Neyama. (Foto: tangkapan layar video amatir)

jatimnow.com - Kapal Motor (KM) Jaya Utama 12 asal Pekalongan karam di Pantai Niyama, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Seorang anak buah kapal (ABK) di kapal tersebut meninggal dunia lantaran sakit. Kini jenazah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Cuaca buruk yang terjadi menyebabkan jangkar kapal putus. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena terhalang ombak yang cukup tinggi.

Anggota Jaga Posbinpotmar TNI AL Tulungagung, Kopka Dwi Utomo mengatakan, sekitar 06.00 WIB pihaknya mendapatkan laporan bahwa KM Jaya Utama 12 kandas di Pantai Niyama. Dimana kapal tersebut dinahkodai oleh Wong Agu dengan membawa 12 ABK.

"Akibat cuaca buruk, KM Jaya Utama bersandar ke Pantai Niyama. Namun jangkar yang diturunkan putus akibat ombak besar," ujarnya, Jumat (07/07/2023).

Karena tidak bisa bersandar, KM Jaya Utama 12 terombang-ambing di Pantai Niyama. Sialnya, kondisi perarian juga buruk. Ditambah lambung kapal rusak dan membuat air masuk ke dalam kapal. Di sisi lain, cuaca juga tidak bersahabat karena hujan serta spillway Niyama dibuka.

"12 ABK sempat terjebak, namun 2 ABK berhasil dievakuasi. Namun 10 ABK masih terjebak di dalam kapal dan menunggu proses evakuasi," tuturnya.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Sementara itu, Kapolsek Besuki AKP I Nengah Suteja mengatakan semua ABK telah berhasil dievakuasi secara manual. Dibutuhkan waktu hingga 3 jam untuk proses evakuasi ini.

Dengan menggunakan tali tambag satu per satu ABK diselamatkan. Tingginya ombak membuat perahu karet tidak bisa mendekat. Kini para ABK tersebut untuk sementara ditempatkan di Pelabuhan Popoh.

"Semua ABK sudah berhasil kita evakuasi dan kini berada di Pelabuhan Popoh," ungkapnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Salah seorang ABK dikabarkan meninggal dunia. ABK tersebut diketahui dalam kondisi sakit. Sesaat setelah dievakuasi ABK ini dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun saat berada di Puskesmas ABK ini meninggal dunia.

"Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.