Minggu, 21 Jun 2026 21:13 WIB

Mas Abu Tinjau Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri, Alhamdulillah Wis Nyambung Cah!

Kolase tangkapan layar saat Mas Abu meninjau Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri. (Instagram @abdullah_abe)
Kolase tangkapan layar saat Mas Abu meninjau Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri. (Instagram @abdullah_abe)

jatimnow.com - Progres jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri sejauh ini sudah mencapai 80 persen. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebut saat ini jembatan tersebut telah tersambung.

Mas Abu sapaan akrab wali kota baru saja mengunggah video di Instagram pribadinya @abdullah_abe, saat ia meninjau proyek pembangunan Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri yang dikerjakan oleh BUKAKA dan Baja Titian Utama.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Dalam videonya itu Mas Abu menyebut bahwa saat ini jembatan sudah tersambung. Baja berwarna merah itu terlihat membentang di atas Sungai Brantas dari sisi timur ke barat.

“Ini sekarang sudah tersambung antara alun-alun (timur) ke Bandar (barat). Tinggal nyambungin ke jalan, setelah itu bisa dipakai nanti Agustus,” kata Mas Abu, Rabu (5/7/2023).

Saat ini menurut Mas Abu, proses pembangunan jembatan sudah mencapai 80 persen. Tinggal memasang sisa girder, cor dan gelar aspal.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Nantinya jembatan ini memiliki lebar 12 meter, ditambah 1 meter trotoar kanan kiri. Hampir dua kali lipat dari jalan lama. Jadi lebih lebar dan tidak ada penyempitan, jembatan sama jalannya lurus.

“Sesuai jadwal harusnya selesai Oktober. Tapi kita minta Agustus agar segera bisa digunakan agar perekonomian bisa makin lancar,” tandasnya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Untuk diketahui, proyek pembangunan Jembatan Bandar Ngalim Kota Kediri ini dimulai sejak 25 September tahun lalu dengan menggunakan anggaran APBN. Proyek dikerjakan oleh Proyek dikerjakan oleh BUKAKA dan Baja Titian Utama dengan target pengerjaan selama setahun.

Jembatan Bandar Ngalim lama sendiri dibangun sejak 1973. Fungsi jembatan ini cukup vital, karena tidak hanya dilalui kendaraan pribadi, tapi juga kendaraan umum. Selain akses bagi warga setempat, jembatan paling padat ini juga menjadi jalur penghubung Tulungagung-Nganjuk, Tulungagung-Surabaya maupun sebaliknya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.