Minggu, 21 Jun 2026 02:01 WIB

2 Penghuni Rumah di Ponorogo Hilang Misterius, Ditemukan Bercak Darah di Pintu

Rumah di Ponorogo yang diduga jadi TKP dugaan pembunuhan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Rumah di Ponorogo yang diduga jadi TKP dugaan pembunuhan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rumah kontrakan RT 02 RW 02, Dusun Semanding, Desa Semanding, Kabupaten Ponorogo menjadi lokasi dugaan pembunuhan. Pasalnya, dua penghuni yang mengontrak di rumah tersebut menghilang misterius.

Dalam rumah milik Sunardi ditemukan bercak darah di pintu maupun jendela. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di lokasi hingga dua kali.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Pantuan di lokasi, rumah yang diduga menjadi lokasi pembunuhan itu cukup terpencil. Di depan rumah sudah terpasang police line tanda bahwa pihak kepolisian sudah turun untuk melakukan olah TKP.

"Minggu dan Senin kami melakukan olah TKP di lokasi," ujar Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Selasa (27/6/2023).

Dia menyebutkan hasil olah TKP dari anggota Satreksrim Polres Ponorogo menemukan bercak darah. Bercak darah itu di daun pintu salah satu kamar rumah. Selain itu juga ada guratan darah di jendela kamar juga.

“Keterangan warga sekitar Jumat (23/6/2023) malam diketahui ada orang minta tolong. Berikut terlihat samar sedang dilakukan penganiayaan,” katanya.

Setelah itu, kata dia, tirai jendela di rumah kontrakan juga lenyap. Berikut karpet yang merupakan milik pemilik kontrakan juga hilang.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Dugaan pembunuhan, bisa jadi penganiayaan atau pengeroyokan atau pembunuhan. Nanti lebih lanjut kita sampaikan,” jelasnya.

Ketua RT 02 Heri Siswanto mengatakan bahwa ada dua orang yang mengontrak baru lima hari. Minggu (18/6/2023) baru datang satu orang.

Sebagai ketua RT, Heri telah meminta data. Namun baru dikirim foto kartu keluarga. Belum punya KTP karena usia masih 16 tahun.

“Kemudian, satu orang datang lagi pada Selasa (20/6/2023). Untuk yang terakhir, belum mengirim identitas," ungkapnya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Penghuni yang mengirim foto kartu keluarga belum tahu palsu atau benar. Kalau dari keterangan identitas, penghuni itu warga Jambi Sumatera.

"Semua masih misterius. Tetapi yang namanya Dimas depan rumah itu mendengar suara minta tolong dan melihat ada orang membawa karpet lalu diseret ke dalam mobil," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.