Minggu, 21 Jun 2026 10:27 WIB

Dispertan Trenggalek Gelar Kontes Durian Lokal Unggulan

Juri saat menilai durian yang mengikuti kontes. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Juri saat menilai durian yang mengikuti kontes. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek, menggelar kontes durian lokal. Kontes ini digelar di Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, sebagai upaya mengangkat durian lokal.

Di wilayah Trenggalek terdapat hutan durian terluas di Asia Tenggara. Luasan hutan durian ini mencapai ratusan hektare.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Kepala Dispertapan Kabupaten Trenggalek, Didik Susanto mengatakan, kontes durian merupakan salah satu agenda tahunan yang digelar oleh Pemkab Trenggalek.

Meski sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, namun pada 2023 kontes durian dapat digelar kembali.

"Akhirnya kontes durian bisa gelar kembali, setelah dua tahun sebelumnya tidak ada akibat pandemi Covid-19," ujarnya, Mingggu (25/06/2023).

Sebanyak 34 durian lokal yang ikut berkompetisi dalam kontes tersebut. Durian ini berasal dari Kecamatan Watulimo, Pule dan Kampak.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Terdapat 12 kriteria penilaian dalam kontes durian ini diantaranya warna, aroma, rasa, tekstur dan ketebalan daging.

Juri kontes durian berasal dari pakar durian nasional, Balai Benih Provinsi Jawa Timur dan juri dari Trenggalek.

"Jenis durian lokal Trenggalek itu sangat banyak sekali. Tapi pada kompetisi kali ini ada 34 durian lokal yang bertanding," jelasnya.

Diharapkan nantinya durian yang mendapatkan juara bisa lebih populer serta medongkrak penjualannya.

Baca Juga: ASN Pemkab Trenggalek Kompak Kenakan Baju Muslim di Hari Santri

"Dalam kontes durian ini, kami ingin menggali potensi durian lokal Trenggalek. Karena jenis durian di Trenggalek itu sangat banyak. Pasti, pemenang kontes ini akan meningkatkan popularitas durian tersebut," pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.