Senin, 15 Jun 2026 11:08 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Tersesat di Mina Usai Lempar Jumrah

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 19:33 WIB
ilustrasi haji
ilustrasi haji

jatimnow.com - Sejumlah jemaah haji Indonesia tersesat di area tenda Mina, Arab Saudi, yang menjadi tempat untuk menjalankan wajib haji menginap sementara (mabit).

Sejumlah jemaah tersesat tersebut mengaku tidak mengetahui letak pasti tempat tenda mabitnya, Rabu (22/8/2018).

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Akhmad yang merupakan jemaah dari Morowali, Sulawesi Tengah mengatakan terpisah dari rombongan setelah melakukan amalan lempar batu (jumrah) di Jamarat, Mina pukul 02.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Sudah jumrah, tapi di tengah jalan terpisah," kata pria asal Jawa Timur dan sudah tinggal di Sulteng lebih dari 30 tahun tersebut.

Pria yang sudah berusia lanjut itu harus menunggu sampai pukul 06.30 WAS atau 4,5 jam agar bisa bertemu dengan Antara, yang juga merupakan petugas haji, untuk kemudian diantar sampai tenda tempat rombongannya mabit.

Jemaah yang berangkat lewat embarkasi Balikpapan itu mengatakan bingung dengan lorong-lorong tenda yang jumlahnya ratusan dan memiliki penanda cenderung sama.

Sekitar pukul 07.00 WAS, Akhmad bisa bertemu lagi dengan rombongannya. Artinya membutuhkan waktu sekitar 30 menit unthk menemukan tenda mabit jemaah terkait.

Hal serupa terjadi pada Yati, perempuan lanjut usia asal Sleman, Yogyakarta. Saat Antara melintas di lorong tenda, dia meminta tolong agar diantar sampai tendanya.

Dia tersesat di kawasan tenda hanya karena berwudhu area mabit yang jaraknya hanya sekitar 20 meter.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

Kejadian jemaah tersesat di Tanah Suci merupakan hal yang jamak terutama bagi pendatang baru seperti jemaah haji, khususnya mereka yang berusia lanjut.

Mereka belum familiar dengan kawasan di tempat-tempat yang menjadi area berhaji seperti di Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, Mina dan kawasan lain.

Persoalan akan semakin pelik bagi petugas yang menemukan jemaah Indonesia tersesat tetapi hilang ingatan, tidak mampu berjalan kaki karena lanjut usia, jarak yang jauh dari tempat ditemukan dengan tenda mabit, faktor cuaca dan persoalan lainnya.

Pukul 08.15 WAS, tenda Mina semakin ramai oleh jemaah haji Indonesia yang beraktivitas. Beberapa dari mereka baru saja selesai melakukan jumrah di Jamarat.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

Sementara lainnya, memulai aktivitas seperti bersih-bersih badan, sarapan dan sekadar berjalan-jalan di sekitar tenda.

Nampak juga jemaah laki-laki mencukur rambut (tahalul) hingga pelontos sebagai bagian dari rukun haji yang mereka lakukan sebagai tanda telah selesai menjalani setiap ritual berhaji.

Sumber: Antara

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.