Jumat, 19 Jun 2026 12:02 WIB

Ketika Wanita Pulau Gili Ketapang Probolinggo Bagai Toko Emas Berjalan

Perhiasan yang dikenakan warga Gili Ketapang. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Perhiasan yang dikenakan warga Gili Ketapang. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kaum wanita Pulau Gili Ketapang, Probolonggo memiliki style khas saat menghadiri suatu acara. Seperti saat mengantar keberangkatan haji. Mereka mengenakan perhiasaan yang menarik perhatian hingga seperti toko emas berjalan.

Mereka tampak mewah dengan memakai seluruh perhiasan emas yang dimiliki seperti kalung, cincin, gelang dengan berat dan model bervariasi.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Perhiasan ini tidak hanya dipakai oleh kelangan orang tua dan dewasa saja. Namun usia anak-anak pun tampak terlihat mewah dengan memasang pehiasan emas di bagian tubuhnya.

"Memang perhiasan emas dengan model yang berbeda-beda memang sudah menjadi kebiasan warga di sini. Saat acara pesta, pernikahan, hajiaan, atau hari raya itu memang semua perempuan disini sengaja untuk memakainya," kata Kepala Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Badrul Munir, Jumat (16/6/2023).

Badrul mengaku warganya memang gemar menginvestasikan kekayaannya dalam bentuk perhiasan emas. Ketika memiliki kelebihan uang, mereka kebanyakan membeli emas untuk disimpan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Karena warga beranggapan berinvestasi atau menabung emas lebih efektif. Jika butuh uang tinggal dijual kembali emas-emas yang dimilikinya," katanya.

Perhiasan yang dipakai oleh warga Gili Ketapang besarannya beragam mulai dari ukuran sedang sampai ukuran besar.

"Perhiasan yang biasanya dipakai ada yang 10 gram hingga 50 gram emas," ungkap Badrul.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Dengan adanya inisiatif warganya yang gemar berinvestasi di emas, Badrul mengaku sangat bangga karena warganya tercermin hidupnya suka menabung.

"Lebih baik ditabung (beli emas) dari pada menghamburkan uang hanya untuk foya-foya," ucap dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.