Kamis, 18 Jun 2026 02:24 WIB

Diaspora Jawa ke Ponorogo, Bupati Sugiri Pamer Kesenian dan Kuliner

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama diaspora Jawa dari berbagai negara yang tiba di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzan/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama diaspora Jawa dari berbagai negara yang tiba di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Diaspora Jawa dari berbagai negara melakukan road trip ke Kabupaten Ponorogo. Mereka tiba di Ponorogo pada Kamis (15/6/2023).

Ratusan masyarakat suku Jawa yang hidup di berbagai negara itu melakukan napak Tilas Leluhur Jawa melalui Event Javanese Diaspora Event (JDE) V-Ngumpulke Balung Pisah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Setibanya di Pendopo Kabupaten Ponorogo, mereka disuguhi penampilan berbagai kesenian khas. Diawali dengan penampilan Jaran Tik, berlanjut kesenian Reog Ponorogo dan karawitan. Acara semakin memukau dengan sajian kuliner asli Ponorogo.

“Diaspora Jawa yang melakukan trip ke Ponorogo dari berbagai negara. Ada dari Afrika, Amerika, Belanda, Singapura, Malaysia dan Suriname,” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Mereka melakukan trip ke Ponorogo dalam rangka kunjungan di beberapa wilayah di Jawa. Harapannya saling berkolaborasi untuk saling memberikan informasi.

“Dengan menjadi lokasi trip Diaspora Jawa dari berbagai negara menjadi keuntungan tersendiri. Budaya serta wisata dari Bumi Reog tersiar di seluruh dunia,” tegasnya.

Bupati Sugiri menyambut kedatangan Diaspora Jawa di Kabupaten Ponorogo. Bupati Sugiri menyambut kedatangan Diaspora Jawa di Kabupaten Ponorogo.

Menurut Sugiri, kedatangan diaspora sekaligus menjadi sarana promosi wisata & kesenian. Kabupaten Ponorogo dapat dikenal mancanegara karena peran para diaspora.

“Kita ceritakan tentang Ponorogo, biar UMKM bisa jalan, biar Ponorogo tersiar di sana, ada kerinduan yg dulu nenek moyangnya pernah bercerita dia belum pernah ngalami maka hari ini kita suguhkan biar seolah-olah dia ngalami,” urainya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selain suguhan kesenian dan kuliner, Pemkab Ponorogo juga memberikan cinderamata Dadak Merak ke Suriname. Termasuk tutorial kesenian Reog pada setiap diaspora yang hadir.

“Dimana ada orang Jawa ada Reog Ponorogo. Reog keren ke depan,” optimis Kang Giri.

Diaspora dari Belanda, Poniman Morejo mengaku senang berkunjung ke Ponorogo. Dari trip di berbagai daerah, Ponorogo dan Yogyakarta yang paling mengesankan.

“Aku keturunan Jawa, keluargaku Madiun. Aku lair neng Suriname. Saiki nang Londo. Seneng iso ndelok Reog. (Saya keturunan Jawa, keluarga saya asli Madiun. Saya lahir di Suriname. Sekarang di Belanda. Senang bisa lihat reog secara langsung)," jelasnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Di kesempatan yang sama, Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Erick Rahmat Moertabat menyampaikan salam dari Presiden Republik Suriname dan Menteri Dalam Negeri kepada Sugiri.

“Atas nama rombongan dari Suriname kalau boleh saya mengucapkan terima kasih juga atas undangannya. Senang sekali bisa di sini dan berdiri di hadapan kalian semua,” bebernya.

Dia mengaku terharu, lantaran ketika sampai di Pendopo Kabupaten Ponorogo disambut meriah. Sebagai keturunan Jawa, ia mengaku bangga.

“Pak bupati, saya berterima kasih atas undangan bapak. Sangat indah sangat bagus,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.