Sabtu, 20 Jun 2026 12:44 WIB

Warga Nadhliyin Bangkalan Sepakat Dukung Cak Imin jadi Capres 2024

Deklarasi dukungan Nahdliyin pada Cak Imin maju capres. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Deklarasi dukungan Nahdliyin pada Cak Imin maju capres. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dukungan pencalonan presiden untuk Muhaimin Iskandar kembali mengalir. Kini, puluhan warga Nadhliyin Bangkalan mendukung agar pria yang akrab disebut Cak Imin itu menjadi Capres di 2024.

Hal itu diungkap oleh juru bicara warga Nahdliyin, H Abdul Karim Shalatin. Pria yang menjabat sebagai pengasuh Pondok Pesantren Rahdlatul Falihin, Blega ini menegaskan bahwa warga Nahdliyin Bangkalan sepakat mendukung Cak Imin untuk menjadi capres.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Berdasarkan hasil musyawarah sudah kami tentukan dan sepakati bahwa kami mendukung Gus Muhaimin Iskandar untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres) 2024," tegasnya, Selasa (13/6/2023).

Ia juga mengatakan, dukungan tersebut terjadi bukan tanpa sebab. Menurutnya, latar belakang Cak Imin sebagai santri merupakan faktor kuat dukungan itu.

"Dengan latar belakang (santri) tersebut, kami ingin Gus Imin menjadi presiden. Sehingga penentu kebijakan diatas dari kalangan santri," imbuhnya.

Baca Juga: Kisah Nur Chakim, Perawat yang Dobrak Stigma HIV/AIDS di Gresik

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan itu, Abdul Jalil mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya-upaya strategi untuk memenangkan Cak Imin. Hal itu dilakukan agar keinginan warga Nadhliyin Bangkalan tercapai.

"Setelah adanya kesepakatan ini, tentu akan kami tindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk membahas strategi agar Gus Imin jadi presiden di 2024," jelasnya.

Ia mengaku, sosok Cak Imin dinilai mampu untuk memimpin dan merangkul semua pihak. Hal itu dibuktikan dengan adanya UU Pesantren yang diupayakan oleh Cak Imin.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Terbukti dengan adanya UU Pesantren dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pesantren di Indonesia," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.