Kamis, 18 Jun 2026 14:02 WIB

Warga Sumenep Larut dalam Meriahnya Festival Musik Tong-tong

Kemeriahan festival musik tong-tong di Sumenep. (Foto: Muhlis for jatimnow.com)
Kemeriahan festival musik tong-tong di Sumenep. (Foto: Muhlis for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan ribu warga Sumenep larut dalam festival musik Tong-tong yang digelar oleh Pemkab Sumenep, Sabtu (10/6/2023) malam. Antusiasme terpancar dari warga yang berjubel di sepanjang jalan jalur lintasan perayaan.

Festival musik Tong-tong yang diarak dari Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hingga berakhir di lapangan Giling.

Baca Juga: Luar Biasa! Tari 1000 Topeng Sumenep Jadi Event Tahunan

Ada enam grup musik Tong-tong berjalan sambil menyanyikan lagu tradisional, yakni, Lanceng Kermata, Gong Mania, Putra Sindingpuri, Pangeran Wiraraja, Pangeran Soengenep dan Pornama Alam. Arak-arakan mereka pun disambut riuh warga. Tak sedikit yang terlihat berjoget.

Bupati Fauzi mengatakan, musik Tong-tong merupakan salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Sumenep. Ia sengaja memilih musik Tong-tong sebagai salah satu rangkaian acara meramaikan Bulan Bung Karno pada Juni 2023 di Kabupaten Sumenep.

"Kami berkomitmen untuk melestarikan budaya tradisional. Musik Tong-tong ini merupakan kebanggaan warga dan harus dilestarikan sampai generasi mendatang,” katanya.

Baca Juga: Konsisten 4 Tahun! Musik Tong-Tong Sumenep 2 Kali Tembus Event Nasional KEN 2026

Menurut dia, kagiatan ini dapat mengangkat dan mengenalkan potensi kekayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep, baik dari budaya, kesenian, wisata, kuliner, atau kekayaan alamnya.

"Festival musik tong-tong juga menjadi wadah untuk mengenalkan dan melestarikan musik tradisional kepada masyarakat Sumenep, khususnya untuk anak-anak yang masih berusia dini," sambungnya.

Baca Juga: Ratusan Peserta Meriahkan Festival Olahraga Tradisional di Tulunggagung

Selain itu, bupati Fauzi juga optimistis, kegiatan musik Tong-tong juga akan membangkitkan sektor UMKM di Sumenep. Pasalnya, omset pedagang tradisional dan pelaku UMKM akan meningkat karena banyaknya pengunjung yang hadir dalam acara itu.

"Tentu kami yakini, adanya kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM kita, ini akan mendongkrak perekonomian warga Sumenep, pasti ada perputaran ekonomi disitu," pungkas Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.