Minggu, 07 Jun 2026 10:50 WIB

Luar Biasa! Tari 1000 Topeng Sumenep Jadi Event Tahunan

Tari 1.000 Topeng resmi masuk dalam 110 Kalender Event Wisata Sumenep 2026. (Foto: Humas Pemkab Sumenep for JatimNow.com)
Tari 1.000 Topeng resmi masuk dalam 110 Kalender Event Wisata Sumenep 2026. (Foto: Humas Pemkab Sumenep for JatimNow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan pertunjukan Tari Kolosal 1000 Topeng akan menjadi agenda tahunan mulai tahun depan.

Keputusan itu diambil setelah pagelaran yang memukau ribuan penonton dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756 itu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dan wisatawan. Tari 1000 Topeng resmi masuk dalam 110 Kalender Event Wisata Sumenep 2026.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Tari 1.000 Topeng bukan sekadar tontonan, melainkan representasi dari penghormatan terhadap warisan leluhur dan identitas masyarakat Sumenep.

"Kami ingin budaya menjadi nafas pembangunan daerah. Tari 1000 Topeng bukan sekadar hiburan, tetapi wujud pelestarian nilai-nilai luhur yang telah menjadi identitas Sumenep selama berabad-abad," ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memadati pusat kota saat pertunjukan berlangsung menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Sumenep memiliki semangat tinggi dalam menjaga dan mengembangkan seni tradisional. Hal ini menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk menjadikan Tari 1.000 Topeng sebagai agenda rutin.

"Respons masyarakat sangat positif. Karena itu, tahun depan kami akan menjadikan Tari 1.000 Topeng sebagai event tahunan, sejajar dengan Festival Musik Tong-Tong yang sudah lebih dulu dikenal secara nasional," imbuhnya.

Baca Juga: UMKM Jatim Unjuk Gigi di Batik Bordir Fair 2026

Bupati Fauzi juga menyampaikan komitmen Pemkab Sumenep untuk terus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya. Dengan masuknya Tari 1.000 Topeng ke dalam kalender event wisata 2026, diharapkan akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke Sumenep.

Selain itu, event ini juga diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Sumenep untuk berkembang.

"Kita ingin agar budaya Sumenep tidak hanya lestari, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Tari 1.000 Topeng adalah wujud kolaborasi antara pelestarian dan pemberdayaan," jelas Bupati.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Pagelaran Tari 1.000 Topeng menampilkan seribu penari dari berbagai kecamatan di Sumenep yang mengenakan topeng dengan beragam warna dan karakter. Pertunjukan ini dipadukan dengan iringan musik tradisional dan tata cahaya yang spektakuler, sehingga berhasil memukau ribuan penonton yang hadir.

Ke depannya, Pemkab Sumenep berencana untuk mengemas event ini dengan konsep yang lebih terbuka, dengan harapan Tari 1.000 Topeng dapat menjadi ikon baru pariwisata di Madura bagian timur. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Sumenep sebagai Kota Budaya di Jawa Timur.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.