Rabu, 17 Jun 2026 06:46 WIB

Bangkalan Kini Punya Rumah Daur Ulang untuk Antisipasi Tumpukan Sampah

Rumah Daur Ulang (RDU) sampah. Bangkalan. (Foto: Yisa for jatimnow.com)
Rumah Daur Ulang (RDU) sampah. Bangkalan. (Foto: Yisa for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kini telah membuat Rumah Daur Ulang (RDU) untuk menanggulangi tumpukan sampah di Kabupaten Bangkalan. Bangunan pengelolaan sampah itu berada di Jalan Letnan Sunarto, tepatnya bekas rumah potong hewan.

Plt Bupati Bangkalan, Mohni mengatakan keberadaan RDU dinilai sebagai terobosan solutif dari permasalahan sampah yang ada di Bangkalan. Menurutnya hal itu penting sebab beberapa tahun terakhir jumlah sampah di Bangkalan cukup banyak.

Baca Juga: Danantara Indonesia Bentuk Perusahaan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

"Persoalan sampah ini kan memang menjadi masalah sejak beberapa tahun terakhir, terutama saat terjadi tumpukan sampah yang menggunung," terangnya, Sabtu (10/6/2023).

Ia juga mengatakan, penutupan TPA di Desa Buluh, Kecamatan Socah menyebabkan Bangkalan menjadi darurat sampah akibat sampah yang menumpuk.

"Kami menyadari pentingnya pengelolaan serta pengolahan sampah yang baik, sehingga berbagai upaya kami lakukan agar sampah bisa diatasi," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ia juga menjelaskan, cara kerja RDU tersebut yakni dengan cara mendaur ulang sampah berbasis zero waste sehingga tidak hanya dapat mengurangi penumpukan sampah di TPA, namun sampah juga dapat dimanfaatkan kembali.

"Cara tersebut diharapkan bisa efektif untuk mengurangi penumpukan sampah," tambahnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Selain itu, penggunaan konsep EBT (energi baru terbarukan) dan menggunakan proses RDF dengan sampah sebagai bahan baku itu akan menghasilkan produk unggulan bahan bakar berupa arang yang dapat dimanfaatkan oleh industri UMKM sebagai sumber energi alternatif. Sehingga mampu untuk menciptakan lahan perekonomian baru untuk masyarakat.

"Dengan konsep tersebut diharapkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah bisa semakin baik dan Bangkalan bisa lebih bersih dan sehat," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.