Minggu, 21 Jun 2026 21:39 WIB

Kisah Aipda Purnomo Rawat 175 ODGJ di Lamongan, Rela Nyambi Jual Telur dan jadi Sopir

Kebersamaan Pak Pur dengan para penderita ODGJ binaannya. (Foto-foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Kebersamaan Pak Pur dengan para penderita ODGJ binaannya. (Foto-foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di balik ketenaran Aipda Purnomo sebagai polisi yang menampung ratusan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) di Lamongan, menyisakan kisah menyentuh dan menginspirasi.

Atas dedikasinya itu polisi yang akrab disapa Pak Pur tersebut menyabet sejumlah penghargaan. Namun jauh dari pada gemerlap prestasinya, Pak Pur rupanya pernah mempertaruhkan seluruh waktu dan barang kepunyaannya untuk membantu masyarakat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sebelum terkenal seperti saat ini, Pak Pur pernah menjual burung kesayangan hingga berdagang telur yang seluruh hasilnya disumbangkan kepada masyarakat.

Ia pun diketahui pernah menjadi sopir bagi pelajar yang kedapatan bersekolah jauh dari tempat tinggalnya. Ia dengan sukarela mengantar agar kendala jarak tak membatasi para pelajar untuk menuntut ilmu.

Sembari terus melakukan aksi sosial didasari inisiatif pribadi, Pak Pur kemudian bermurah hati untuk menjadi bapak asuh bagi para penderita ODGJ di sekitaran Lamongan.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Kini genap 7 tahun merawat ODGJ, Pak Pur sudah memiliki tempat penampungan khusus yang diisi 175 penderita ODGJ.

“Alhamdulillah hampir 7 tahun sudah kami terus belajar ikhlas merawat mereka dan sepanjang itu pula Allah SWT selalu menghadirkan orang orang baik yang selalu membantu kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan menjadikan kadang ibadah untuk kita semuanya," jelas Aipda Purnomo, Rabu (7/6/2023).

Dari info yang dihimpun, Kapolres Lamongan AKPB Yakhob Silvana Delareskha pun memberi apresiasi kepada Aipda Purnomo. Salah satunya dengan memberikan 1 unit mobil stasion untuk operasional Yayasan Berkas Bersinar binaan Pak Pur.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

“Semoga terus menjadi inspirasi bagi kita semua terutama para pelindung pengayom dan pelayan Masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada warga masyarakat serta bisa menjadi contoh tauladan untuk ditiru,” beber AKBP Yakhob.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.