Jumat, 19 Jun 2026 23:44 WIB

Kekurangan 1000 PNS, Pemkot Blitar Hanya Ajukan 540 Pegawai Baru

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 12 Mar 2018 08:57 WIB
Kantor Wali Kota Blitar
Kantor Wali Kota Blitar

jatimnow.com - Jumlah PNS di Kota Blitar dari tahun ke tahun terus berkurang. Hal itu terjadi karena pensiun, maupun meninggal dunia. Akibatnya, hingga saat ini Pemerintah Kota Blitar membutuhkan sedikitnya 1000 tenaga PNS untuk memaksimalkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Disamping itu, sejak tahun 2014 pemerintah pusat melarang daerah untuk melakukan rekrutmen pegawai. Sehingga dari tahun ke tahun jumlah pegawai negeri di Kota Blitar semakin berkurang. Meski kekurangan sekitar 1000 pegawai, namun ternyata Pemkot Blitar berencana hanya mengajukan 540 kuota saja.

Baca Juga: Terdampak Gempa Pacitan, Bangunan di Kota Blitar Ini Ambruk

"Sejak 2014 kami sudah tidak boleh menambah lagi. Tapi, kami sudah melakukan berbagai upaya diantaranya mengajukan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) untuk menambah 540 orang," terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Blitar Suyoto usai mengikuti Apel di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Senin (12/03/2018).

Menurut Suyoto, sebanyak 540 kuota pegawai yang telah diajukan ke pemerintah pusat tidak akan memenuhi kebutuhan ideal PNS di Kota Blitar. Jumlah ini sudah disesuaikan dengan surat edaran dari KEMENPAN-RB, yang isinya meminta Pemerintah Kota Blitar menyiapkan 540 kuota tambahan pegawai baru.

Dari 540 kuota pegawai yang diajukan Pemkot Blitar itu terdiri dari 4 sektor. Sesuai instruksi pemerintah pusat, 540 pegawai tambahan harus ditempatkan di sektor Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan IT.

"Sudah kami usulkan, untuk Guru 132 orang, Kesehatan 307, Infrastruktur 57 orang, yang bagian IT 22 orang. Itu sudah kita ajukan ke Kementrian," ungkapnya.

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Beroperasi, Ini Kata Korwil SPPI

Meski pengajuan jumlah pegawai sudah dilakukan sesuai surat edaran, namun Suyoto belum bisa memastikan pelaksanaan rekrutmen dan jumlah yang akan diterima. Sebab, hingga kini belum ada jawaban dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, untuk menjaga kinerja ASN di Kota Blitar di tengah kurangnya jumlah pegawai, beberapa upaya yang dilakukan pemerintah diantaranya dengan menggunakan jasa guru tidak tetap atau GTT. "Yang paling banyak itu untuk guru SD, Guru kelas utamanya," pungkasnya.

 

Baca Juga: Baru 5 Koperasi Merah Putih di Kota Blitar yang Beroperasi, Ini Kendalanya

Reporter: CF Glorian

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.