Jumat, 19 Jun 2026 05:18 WIB

Kejar Mimpi Gaspol, Kisah Liku-liku Perjuangan Ibu Sopir Jeep di Bromo

Para aktor film Kejar Mimpi Gaspol (Foto: ABB for jatimnow.com)
Para aktor film Kejar Mimpi Gaspol (Foto: ABB for jatimnow.com)

jatimnow.com - Memasuki musim libur sekolah akan banyak film dari luar dan dalam negeri yang ditayangkan di bioskop Tanah Air. Mulai yang bergenre action, drama, komedi hingga fiksi.

Menonton film di bioskop merupakan salah satu alternatif kegiatan menyenangkan untuk mengisi waktu libur bersama teman hingga keluarga sebagai waktu mengisi waktu libur.

Baca Juga: Mbak Cicha Berangkatkan 20 Kontingen Prestasi Pramuka Penegak Jatim 2025

Situasi inilah yang coba dimanfaatkan oleh PT. Anak Bangsa Berkreasi (ABB Film) yang ikut memberi pilihan tontonan bagi pecinta film Indonesia. ABB Film resmi merilis film 'Kejar Mimpi Gaspol!' yang bergenre drama-komedi, Selasa (6/5/2023).

Film yang diproduksi di kawasan Bromo, Jawa Timur ini diperankan oleh Asri Welas, Michelle Ziudith, Tora Sudiro, Nopek Novian, Arif Alfiansyah, Marwoto Kewer, Arif Didu, Abdur Arsyad, Erik Estrada serta pemeran pendukung lainnya.

Kejar Mimpi Gaspol menceritakan usaha seorang ibu dalam menghadirkan kehidupan yang layak untuk anaknya walau harus mengorbankan cita-citanya.

Berprofesi sebagai sopir Jeep di Bromo yang umumnya dilakukan oleh kaum adam, rela dilakoninya. Film ini juga menceritakan banyaknya liku-liku kehidupan yang disajikan, disertai tampilan gambar yang apik.

Baca Juga: Film Cocote Tonggo Karya Bayu Skak, Wagub Emil: Relevan dengan Kultur

"Kami optimis, film Kejar Mimpi Gaspol! dapat menjadi pilihan tontonan yang sarat dengan nilai-nilai edukasi. Banyak juga kisah kehidupan sehari-hari tersaji. Balutan komedinya menambah kesegaran film ini," kata Produser Eksekutif ABB Film, Queenyu Suyipto, dalam siaran resminya.

Pengusaha muda yang akrab disapa Queen ini juga memastikan jika emosi penonton dapat teraduk-aduk ketika menonton film ini.

"Semoga kemasan drama yang dibalut dengan komedi ini dapat membuat penonton tertawa, menangis serta merenungi perjuangan seorang ibu," sambung dia.

Baca Juga: Hadir di XXI Gressmall Gresik, Film Komang Disambut Hangat Ribuan Penggemar

Menurut dia, cerita dalam film yang ia buat ini merupakan kisah nyata dari perjuangan seorang untuk menghidupi keluarga. Sehingga, inti dari film tersebut adalah dedikasi khusus bagi seorang ibu.

"Sejujurnya, kami membuat film ini karena terinspirasi oleh perjuangan seorang ibu yang bernama Fifi. Beliau merupakan perempuan tangguh yang mampu menginspirasi orang lain melalui perilaku serta sifat-sifatnya," tandas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.