Jumat, 19 Jun 2026 06:18 WIB

Cek Lokasi Kebakaran, Mas Dhito Bakal Beri Bantuan Modal Bagi Pedagang Pasar Gringging Kediri

Mas Dhita saat mendatangi Pasar Gringging. (Foto: Pemkab Kediri)
Mas Dhita saat mendatangi Pasar Gringging. (Foto: Pemkab Kediri)

jatimnow.com - Pasca-kebakaran yang terjadi di Pasar Gringging, Kecamatan Grogol pada Selasa (30/5/2023) dini hari, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendatangi lokasi untuk mengetahui secara langsung dampak kebakaran.

Garis polisi masih terpasang di depan bangunan kios-kios yang hangus terbakar. Dilokasi, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu pun bertemu dengan para pemilik kios.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Terdapat tiga kios yang terdampak kebakaran pada dini hari itu. Atas kejadian itu, trauma masih dirasakan pedagang, karena seluruh barang dagangannya ikut hangus dilalap api.

Hal itu nampak dari cerita Ita, salah satu pedagang pakaian yang kiosnya ikut terdampak kebakaran. Didampingi suaminya, pedagang itu meneteskan air mata meratapi musibah yang dialami.

"Saya mulai dari jualan keliling dulu (baru kemudian tempati kios pasar), terus kalau seperti ini rasanya jadi bagaimana begitu pak," keluh Ita, di hadapan Mas Dhito, Rabu (31/5).

"Tiyang alit ngeten niki sinten malih tho sing disambati (orang kecil seperti ini kemana lagi mengadu)," tambahnya.

Setelah melihat langsung kondisi di lokasi, Mas Dhito menuturkan, dugaan sementara kebakaran disebabkan karena konsleting listrik dari kabel-kabel yang terpasang di bangunan kios.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Pun begitu, sembari menunggu hasil dari INAFIS terkait penyebab pasti kebakaran, pihaknya meminta pedagang yang terdampak kebakaran diberikan pendampingan psikologis.

"Trauma itu sepertinya sangat mendalam bagi pedagang pasar," tuturnya.

Setelah para pedagang yang kios dan dagangannya terdampak kebakaran mendapatkan pendampingan psikologis, Mas Dhito menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

"Begitu INAFIS selesai kita akan lakukan perbaikan bangunan, untuk bantuan (modal) nanti kita akan lihat dulu kerugiannya berapa," terangnya.

Tak kalah penting dari musibah yang terjadi, ke depan Mas Dhito bakal memonitor kemungkinan adanya toko ritel yang akan masuk disekitar pasar. Pihaknya menegaskan, tidak akan mengizinkan toko ritel buka dekat dengan pasar tradisional.

"Tapi karena perizinan usaha itu melalui OSS (online single submission) mungkin kita atur secara jaraknya, supaya tidak ada toko ritel atau toko konveksi yang buka berdekatan dengan pasar," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.