Senin, 22 Jun 2026 18:33 WIB

Koleksi Keramik Museum Sunan Drajat Lamongan Teridentifikasi Milik Dinasti Sung Cina

Paparan arkeolog soal hasil kajian koleksi keramik Museum Sunan Drajat Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Paparan arkeolog soal hasil kajian koleksi keramik Museum Sunan Drajat Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Museum Sunan Drajat Lamongan memiliki beragam koleksi bersejarah. Satu barang yang berhasil dikaji yakni keramik, teridentifikasi milik Dinasti Sung 960 sampai 1279 Masehi.

Keramik itu tersimpan rapi dan menjadi salah satu koleksi berharga di Museum Sunan Drajat yang terletak di Desa Derajat, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

Diungkapkan Arkeolog Andi Putranto, benda bersejarah itu notabene sebagai barang yang cukup dicari, khususnya para kolektor. Meskipun keberadaan di Indonesia tidak langka atau masih banyak ditemui.

"Kalau keramik di zaman lampau biasanya diimpor diangkut melalui kepal laut, orang dulu mempergunakan sebagai hiasan yang cukup berharga setara perhiasan dan turun temurun," ungkap Andi saat seminar kajian Museum Sunan Drajat di Aula Disparbud Lamongan, Senin (5/6/2023).

Selain keramik era Dinasti Sung, tim peneliti yang digelar Disparbud Lamongan juga meneliti seluruh koleksi berjenis keramik yang berjumlah hingga 303 buah tersebut.

Sedangkan arkeolog yang juga meneliti di Museum Sunan Drajat Lamongan yakni Kamilah Sukma Dara. Secara garis besar Sukma menyebut bahwa massa lampau kawasan pesisir Lamongan menjadi awal kontak interaksi antar-masyarakat beda bangsa dan daerah.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Buktinya banyaknya keberadaan keramik dan barang antik di tanah pesisir mengidentifikasikan bahkan kawasan pesisir dahulu menjadi pintu awal antara-warga lokal dan luar," beber Sukma.

Sementara itu, penelitian yang digelar Disparbud Lamongan melibatkan arkeolog dan akademisi menghasilkan penjelasan perihal koleksi keramik juga membuat inovasi museum virtual.

Museum virtual tersebut bisa diakses dan diharap bisa menjadi informasi awal bagi calon pengunjung utamanya pelajar dan mahasiswa. Trobosan itu bisa diakses melalui www.museumsunandrajat.id.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Tentu ini memudahkan, semoga terobosan ini bisa berjalan baik dan dimanfaatkan oleh para calon pengunjung," katanya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.