Senin, 15 Jun 2026 22:10 WIB

Umla Berniat Beli Bangkai Pesawat Temuan Nelayan Lamongan

Dekanat Fakultas Sains, Teknologi dan Pendidikan, Umla ketika menyampaikan keinginannya membeli bangkai pesawat temuan Nelayan Desa Weru, Paciran, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Dekanat Fakultas Sains, Teknologi dan Pendidikan, Umla ketika menyampaikan keinginannya membeli bangkai pesawat temuan Nelayan Desa Weru, Paciran, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) berminat membeli bangkai pesawat yang ditemukan nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran, beberapa waktu lalu.

Keinginan tersebut diutarakan Dekan Fakultas Sains, Teknologi dan Pendidikan, Eko Handoyo. Ketertarikan Umla dilandasi latar belakang pesawat yang diduga peninggalan perang dunia ke-dua.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Menindak lanjuti penemuan bangkai pesawat di Desa Weru. kami berniat untuk membeli dan dibawa ke Umla untuk bahan riset. Ini akan menarik untuk di bawa ke dunia pendidikan," ungkap Eko Handoyo, Rabu (24/5/2023).

Lebih lanjut, Eko menyebut bila upayanya juga untuk melestarikan dan menjaga penemuan tersebut dari kemungkinan dibeli oleh kolektor atau tukang loak.

"Dalam waktu dekat akan intens melakukan komunikasi salah satunya dengan tokoh masyarakat setempat, yang penting saat ini aman dulu tidak dibeli kolektor atau besi tua," urainya.

Disebutkan Eko, bila keinginan pihaknya disetujui maka akan sangat potensial untuk pengembangan pendidikan dan penelitian di berbagai bidang. Tak menutup kemungkinan, ujar Eko, bila nantinya Umla akan membangun mini museum yang dibuka untuk umum.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kalau kita diizinkan. Nanti kita buat mini museum barang kali warga Lamongan ingin melihat bangkai tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Teknik Industri, Dianda Aryntya Firia Ferlania menyebut bila dibidang akademis pesawat tersebut bisa di teliti perihal desain dan material pesawat. Mengingat, beber Dianda, material pesawat masih kokoh meskipun tenggelam puluhan tahun silam.

"Kalau di bidang teknik industri. Bisa nanti diteliti tentang desain pesawat hingga latar belakang dan ketahanan material pesawat," katanya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Selain dibidang teknik industri, penelitian juga bisa dikembangkan kearah sejarah dan disiplin keilmuan lainya. Pasalnya di daerah tersebut juga banyak ditemui sisa peninggalan penjajah seperti adanya Jl. Deandles dan keberadaan tangsi atau pangkalan militer jaman belanda.

Diberitakan sebelumnya, bangkai pesawat diduga peninggalan perang dunia tersebut ditemukan oleh Miftah nelayan setempat saat mencari ikan Minggu (21/5/2023).

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.