Rabu, 17 Jun 2026 01:58 WIB

Dualisme Pimpinan Unisla Lamongan Meruncing, Mahasiswa Ancam Aksi Mogok Ngampus

Ratusan massa mahasiswa demo di depan gedung Rektorat Universitas Islam Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ratusan massa mahasiswa demo di depan gedung Rektorat Universitas Islam Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Lamongan (Unisla) mengancam bakal melakukan aksi mogok ngampus.

Ancaman itu disampaikan Ketua BEM, Chelvin Akbar Putra Mandala menyikapi adanya dualisme kepemimpinan di Unisla yang belakangan makin meruncing.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami menyatakan mosi tak percaya kepada birokrasi Unisla, karena masalah tak kunjung diselesaikan dalam waktu batas yang kami berikan sebelumnya," ungkapnya seusai menggelar aksi demo di depan Unisla Lamongan, Rabu (24/5/2023).

Pada aksi lanjutan ini, mahasiswa tetap membawa sejumlah tuntutannya diantaranya menolak dualisme pimpinan, mengecam adanya intimidasi ke mahasiswa, kepastian jadwal akademik, kejelasan pembayaran administrasi, transparansi dana pengembalian KIP.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kemudian kami akan melakukan aksi kosongkan kelas bila tidak ada kejelasan dari internal maupun kekeluargaan dari pihak yang berseteru dalam 7x24 jam," beber Chelvin.

Ketua BEM juga menyebut jika civitas Unisla melakukan intimidasi dan mengancam kepada mahasiswa. Seperti perihal nilai mahasiswa dan memfitnah mahasiswa melakukan aksi demo titipan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Dari kegiatan penyampaian aspirasi diselewengkan bila aksi mahasiswa ini ditunggangi salah satu kubu padahal mahasiswa tidak ada keberpihakan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.