Jumat, 19 Jun 2026 02:28 WIB

Mensos Order Kompor dan Motor Listrik ITTS untuk Daerah Terpencil

Mensos Tri Rismaharini melihat motor listrik yang akan dipesannya. (foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Mensos Tri Rismaharini melihat motor listrik yang akan dipesannya. (foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bekerjasama dengan Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS), dalam menciptakan inovasi sebagai pemecah masalah transportasi dan pengiriman barang di daerah terpencil.

Dalam kerjasama tersebut Mensos Tri Rismaharini mengatakan, telah memesan motor dan kompor listrik tenaga surya untuk dikirim ke Papua dan juga daerah perbatasan di Indonesia yang masih tergolong sulit akses.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurutnya, inovasi motor listrik tersebut dipilihnya karena diyakini dapat memangkas pengeluaran pembelian BBM dan dapat membawa barang untuk mengakses medan terjal di beberapa provinsi di Papua pegunungan.

Daerah tersebut meliputi Kabupaten Yahukimo, Puncak Jaya, dan Tolikara, Papua. Sedangkan untuk di daerah perbatasan itu di daerah Krayan, Kalimantan Utara.

"Karena ongkos untuk angkutan barang di pegunungan sana mahal sekali. Makannya desan motor listrik tadi ada untuk tempat barangnya sehingga bisa digunakan untuk mengangkut barang," ujar Mensos Tri Rismaharini di ITTS Surabaya, Senin (22/5/2023).

Sedangkan untuk memilih teknologi Listrik, Dijelaskan bahwa harga BBM di lokasi tersebut juga sulit dan mahal.

"Kenapa kami minta motor listrik yang bisa digunakan untuk medan naik turun gunung di Papua sana, dan di sana BBM sulit karena itu kita menggunakan listrik tenaga surya saja," imbuhnya.

Selain itu, Mantan Wali Kota Surabaya ini juga mengaku akan membikin inovasi stasiun pengisian listrik untuk mengatasi kekhawatiran baterai habis dengan adanya jarak yang jauh.

"Kita akan pasang di beberapa titik, di beberapa kabupaten, pertama di pegunungan untuk motor listrik," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sedangkan inovasi kompor listrik, itu juga akan digunakan untuk mengatasi masalah kesulitan mendapatkan gas di daerah perbatasan.

"Berikutnya kami ke Krayan, Kalimantan Utara, yang berbatasan dengan Malaysia itu, disana masih kesulitan untuk gas, masyarakat disana jika akan masak itu kesulitan, sedangkan jika kita mau ke sana harus pakai pesawat kecil, tidak bisa pakai jalan darat. Jadi, gas kan butuh transportasi yang besar, sehingga menjadi mahal dan itu sering kali menjadikan mereka tidak bisa ketemukan," jelasnya.

Dalam menyelesaikan masalah kompleks yang ada di sana, Perempuan yang akrab disapa Risma itu Ke depannya akan melakukan diskusi dan pemetaan menggandeng rektor ITTS dan juga masyarakat setempat.

Sementara itu, Rektor ITTS Tri Arief Sardjono menjelaskan inovasi motor listrik tersebut, memiliki spesifikasi dan kemampuan mengangkut beban 200 kg dan mampu menempuh jarak hingga 70 kilo meter.

"Desain motor listrik ini pada bagian belakang ada boks itu bisa muat untuk 200kg serta dapat menempuh jarak 60 hingga 70 km dengan fast charging dua hingga tiga jam," urainya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia menambahkan perbedaan dengan motor listrik lainnya yaitu menggunakan pakai buil up dan tanpa rantai.

"Jadi sudah tidak pakai rantai lagi, sudah langsung di peleknya. Sekarang ini satu unit, tapi next kita akan ada yang versi kedua," ujarnya.

Sedangkan kompor listrik buatannya, juga memiliki perbedaan dengan yang ada di pasaran, yakni memiliki cara kerja dari solar panel.

"Adanya kompor listrik dengan dipasang solar panel ini juga semoga bermanfaat," pungkasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.