Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Warga Sumberrejo, Bojonegoro Keluhkan Aksi Ugal-ugalan Bus: Banyak Korban, Mohon Ditindak

Cangkrukan Kamtibmas di Balai Desa Sumberrejo, Bojonegooro (Foto: Munir/jatimnow.com)
Cangkrukan Kamtibmas di Balai Desa Sumberrejo, Bojonegooro (Foto: Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga di Desa/Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan aksi ugal-ugalan sejumlah armada bus yang melintas di wilayahnya.

Keluhan itu disampaikan warga saat Polres Bojonegoro menggelar cangkruan kamtibmas bersama forkompimda di Balai Desa Sumberrejo, Jumat (18/5/2023).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Selain Wakapolres Bojonegoro Kompol David Manurung, kegiatan ini dihadiri Kabag Ops, Kasat Binmas. Juga Forkopimca Sumberrejo, kepala desa se-Kecamatan Sumberrejo, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga.

Kepala Desa Mejuwet, Muhadi menyampaikan keluhan warga terkait pengemudi bus yang ugal-ugalan di jalan yang mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Menurutnya, perlu dilakukan perbaikan untuk penjadwalan antar bus yang berangkat dari terminal, sehingga tidak terjadi kebut-kebutan di jalan raya.

"Sudah banyak korban bahkan hingga meninggal akibat bus yang ugal-ugalan. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang lebar dan bagus, banyak kendaraan melaju lebih kencang, sehingga rawan kecelakaan. Kami mohon petugas kepolisian dapat menindak hal tersebut," ungkap Muhadi.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sementara Kepala Desa Kayulemah, Sutaji mengatakan, jelang musim kemarau, akan terjadi kelangkaan air untuk mengairi persawahan, sehingga berpotensi terjadinya konflik di masyarakat akibat berebut air untuk mengairi persawahan.

Selain itu, saat musim tanam padi, para petani sangat membutuhkan ketersedian pupuk untuk pertanian. Sementara ketersediaan pupuk di kios sangat sulit didapat.

"Perlu adanya pengawalan antisipasi dari aparat agar tidak terjadi konflik di masyarakat terkait suplai air di persawahan dan pupuk kepada petani," tegas Sutaji.

Semua yang menjadi keluhan dan masukan dari warga itu ditampung dan dicatat untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak-pihak terkait.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Wakapolres Bojonegor, Kompol David Manurung mengatakan, saat ini telah dibentuk Polisi RW yang merupakan program baru dari Baharkam Polri.

Menurut David, hadirnya Polisi RW ini untuk membantu tugas Bhabinkamtibmas yang sudah ada di desa dengan skala tugas yang lebih kecil lagi.

"Dengan adanya Polisi RW, semoga bisa menambah kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menciptakan kamtibmas yang lebih kondusif lagi," tandas David.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.